tugas kelompok 1 historiografi para pemimpin islam
HISTORIOGRAFI PARA PEMIMPIN ISLAM
KELOMPOK 1
|
NO
|
NAMA
|
GAMBAR
|
DEFINISI
|
|
1.
|
Nabi
adam AS
|
|
Nabi
adam AS manusia pertama di dunia, moyang dari seluruh umat manusia.
Diciptakan dari tanah oleh Allah swt, dan kemudian ditiupkan roh ke dalamnya.
Semua makhluk di surga bersujud kepadanya atas perintah Allah swt, hanya
iblislah yang menolak, karna ia merasa dirinya yang diciptakan dari api lebih
tinggi derajatnya daripada Adam. Adam AS tinggal seorang diri di surga, namun
kemudian Allah swt menciptakan Hawa sebagai istrinya. Iblis tak
henti-hentinya menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah khuldi, satu-satunya
buah yang dilarang Allah swt untuk dimakan di dalam surga. Godaan iblis ini
berhasil, karena pada akhirnya Adam dan Hawa memakan buah itu. Meskipun sudah
menyatakan tobat dan Allah swt pun sudah menerima tobat mereka, namun mereka
berdua harus keluar dari surga, dan diturunkan ke bumi. Di
bumi pasangan Adam dan Hawa bekerja keras mengembangkan keturunan. Keturunan
pertama mereka ialah pasangan kembar Qabil dan Iqlima, kemudian pasangan
kedua Habil dan Labuda.
|
|
2
|
Nabi
idris AS
|
|
Nabi
Idris as merupakan keturunan dari Qabil dan Iqlima (putera dan puteri Nabi
Adam as) kepada keturununannya inilah Idris ditugaskan Tuhan mengajak kepada
kebenaran.
Nabi Idris adalah orang pertama yang menerima wahyu lewat Malaikat Jibril, ketika berumur 82 tahun. Tak ada informasi tentang lokasi pasti mengenai kehidupan Idris (Hurmus al-Haramisah) yang ditugaskan untuk membenahi akhlak anak cucu Qabil ini. Nabi Idris as memiliki beberapa kelebihan alias mukjizat dari Tuhan: Pertama, dia manusia pertama yang pandai baca tulis dengan pena. Kepada Idrislah Allah swt memberikan 30 sahifah alias suhuf lembaran-lembaran ajaran Tuhan, berisi petunjuk untuk disampaikan kepada umatnya. Kedua, Nabi Idris diberi bermacam-macam pengetahuan mulai dari merancak (merawat) kuda, ilmu perbintangan (falaq), sampai ilmu berhitung alias matematika. Ketiga, Nama Nabi Idris sendiri berasal dari kata Darasa yang artinya belajar. Idris memang sangat rajin mengkaji ajaran Allah swt yang diturunkan kepada Adam dan Nabi Syits, bahkan yang langsung kepada dirinya. Nabi Idris juga sangat tekun mengkaji fenomena alam semesta, yang semua merupakan ayat dan pertanda dari Tuhannya. Keempat, Nabi Idris as ialah orang yang pertama pandai memotong dan menjahit pakaiannya. Orang-orang sebelumnya konon hanya mengenakan kulit binatang secara sederhana dan apa adanya untuk dijadikan penutup aurat. Idris yang haus akan ilmu pengetahuan sehari-hari memang disibukkan oleh berbagai kepentingan, namun ia tetap selalu ingat kepada Tuhan. Dengan berbekal pengetahuan yang mencapai kelengkapan, dengan kekuatan dan kehebatan yang mumpuni. Idris menjadi gagah berani tak takut mati, tak gentar kepada siapa saja, terutama dalam menyadarkan keturunan Qabil-Iqlima yang saat itu penuh dengan kesesatan. Dapat dipahami jika ia mendapat gelar kehormatan Asadul Usud alias “Singa di atas segala singa” dari Allah swt. |
|
3
|
Nabi
Nuh AS
|
|
Nuh
lahir dan wafat (sekitar 3993-3043 SM) nabi nuh AS adalah seorang rasul yang
diceritakan dalam Taurat, Alkitab, dan Al-Qur'an. Nuh diangkat
menjadi nabi sekitar tahun 3650 SM. Diperkirakan ia tinggal di wilayah
Selatan Irak modern.
Namanya disebutkan sebanyak 58 kali dalam 48 ayat dalam 9 buku Alkitab
Terjemahan Baru, dan 43 kali dalam Al-Qur'an.
Menurut
Al-Qur'an, ia memiliki 4 anak laki-laki yaitu Kanʻān, Sem, Ham, dan Yafet. Namun
Alkitab hanya mencatat, ia memiliki 3 anak laki-laki Sem, Ham, dan Yafet. Kitab Kejadian mencatat,
pada jamannya terjadi air bah yang menutupi
seluruh bumi; hanya ia sekeluarga (istrinya, ketiga anaknya, dan ketiga
menantunya) dan binatang-binatang yang ada di dalam bahtera Nuh yang selamat
dari air bah tersebut. Setelah air bah reda, keluarga Nuh kembali
me-repopulasi bumi.
Nuh
mendapat gelar dari Allah dengan sebutan Nabi Allah dan Abdussyakur yang
artinya “hamba (Allah) yang banyak bersyukur
Dalam
agama Islam, Nuh adalah nabi ketiga sesudah Adam, dan Idris. Ia merupakan
keturunan kesembilan dari Adam. Ayahnya
adalah Lamik (Lamaka) bin Metusyalih|Mutawasylah (Matu Salij)
bin Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qainan bin Anusyi bin Syits bin Adam.
Antara Adam dan Nuh ada rentang 10 generasi dan selama periode kurang lebih
1642 tahun.
Nuh
hidup selama 950 tahun. Ia mempunyai istri bernama Wafilah,[8] sedangkan
beberapa sumber mengatakan istri Nuh adalah Namaha binti Tzila atau Amzurah binti
Barakil[9] dan memiliki
empat orang putra, yaitu Kanʻān, Yafith, Syam dan Ham.
Menurut
Al Qur'an, bahtera Nuh
telah mendarat di Bukit Judi dan banyak perbedaan pendapat mengenai Bukit
Judi tersebut, baik dari para ulama maupun temuan arkeolog. Ada pendapat[siapa?] yang
menunjukkan suatu gunung di wilayah Kurdi atau tepatnya
di bagian selatan Armenia, ada pendapat
lain dari Wyatt
Archeological Research, bukit tersebut terletak di wilayah Turkistan Iklim Butan,
Timur laut pulau yang oleh orang-orang Arab disebut sebagai Jazirah Ibnu Umar
(Tafsir al-Mishbah).
|
|
4
|
Nabi
hud AS
|
|
Nabi
Hud AS adalah keturunan Sam bin Nuh AS (cucu nabi Nuh) ia di utus kepada
kaumnya yang bernama kaum “Ad”, suatu kaum yang bertempat tinggal di sebelah
utara Hadramaut negeri Yaman. Kaum Ad adalah kaum yang sangat mahir membikin
benteng yang kokoh dan kuat, tetapi sayang, mereka menyembah berhala.
Al-Qur'an
menyingkap ceritanya setelah diutusnya Nabi Hud untuk membawa agama kepada
manusia. Nabi Hud berasal dari kabilah yang bernama 'Ad. Kabilah ini tinggal
di suatu tempat yang bernama al-Ahqaf. la adalah padang pasir yang dipenuhi
dengan gunung-gunung pasir dan tampak dari puncaknya lautan. Adapun tempat
tinggal mereka berupa tenda-tenda besar dan mempunyai tiang-tiang yang kuat
dan tinggi. Kaum 'Ad terkenal dengan kekuatan fisik di saat itu, dan mereka
juga memiliki tubuh yang amat tinggi dan tegak. Nabi Hud telah memberi contoh dan sistem
yang baik yang patut ditiru dan diikuti oleh juru dakwah dan ahli penerangan
agama.Beliau menghadapi kaumnya yang sombong dan keras kepala itu dengan
penuh kesabaran, ketabahan dan kelapangan dada. Ia tidak sesekali membalas
ejekan dan kata-kata kasar mereka dengan serupa tetapi menolaknya dengan
kata-kata yang halus yang menunjukkan bahawa beliau dapat menguasai emosinya
dan tidak sampai kehilangan akal atau kesabaran.
Nabi
Hud tidak marah dan tidak gusar ketika kaumnya mengejek dengan menuduhnya
telah menjadi gila dan sinting. Ia dengan lemah lembut menolak tuduhan dan
ejekan itu dengan hanya mengatakan:"Aku tidak gila dan bahawa
tuhan-tuhanmu yang kamu sembah tidak dapat menggangguku atau mengganggu
fikiranku sedikit pun tetapi aku ini adalah rasul pesuruh Allah kepadamu dan
betul-betul aku adalah seorang penasihat yang jujur bagimu menghendaki
kebaikanmu dan kesejahteraan hidupmu dan agar kamu terhindar dan selamat dari
azab dan seksaan Allah di dunia mahupun di akhirat."
|
|
5
|
Nabi
Saleh
|
|
Nabi
Saleh AS, menurut silsilah, beliau adalah putra dari 'Ubaidahbin Tsamud bin
'Amir bin Iram bin Sam bin Nuh AS. Ia diutus ke tengah-tengah bangsa Tsamud
yang hidup di bekas reruntuhan kaum Aad. Tsamud menantang Nabi Saleh AS
menunjukkan mukjizat yang dikaruniakan Tuhan kepadanya. Menghadapi tuntutan
yang demikian, tak adajalan lain bagi Nabi Saleh kecuali memohon kepada Allah
SWT agar memberikan mukjizat kepadanya. Allah mengabulkan doanya. Nabi Saleh
AS kemudian mengajak kaumnya pergi ke kakigunung. Orang-orang itu mengikuti
ajakan Nabi Saleh, tapisebenarnya bukan karena mereka mempercayai Nabi
Saleh,melainkan karena mereka berharap agar Nabi Saleh tak dapat mengeluarkan
mukjizat, dengan demikian mereka dapat mengolok-olok dan menghina Nabi Saleh.
Tetapi betapa terkejutnya orang-orang kafir itu. Tak lama setelah mereka
berkumpul di kaki gunung, muncullah seekor unta betina dari perut sebuah batu
karang besar. Unta itu besar dan gemuk, belum pernah mereka melihat unta
sebagus itu. Nabi Saleh kemudian berpesan pada kaumnya, "Inilah unta
mukjizat dari Tuhanku. Unta ini boleh kalian peras susunya setiap hari.
Susunya tidak akan habis-habis. Tetapi perhatikan pesanku, unta ini harus
dibiarkan berkeliaran bebas, tak seorang pun boleh mengganggunya. Unta ini
berhak meminum air di sumur, bergantian dengan penduduk. Jika hari ini unta
ini minum, maka tak seorang pun dari penduduk boleh mengambil air sumur.
Sebaliknya esok harinya, para penduduk boleh mengambilair sumur dan unta ini
tidak minum air itu sedikit pun juga." Kedurhakaan kaum Tsamud Tetapi
rupanya keberadaan untayang membawa berkah air susu ini membuat orang-orang
kafir menjadi iri kepada Nabi Saleh. Mereka lalu mengadakan sayembara, siapa
yang berani membunuh unta Nabi Saleh akanmendapatkan hadiah berupa gadis
cantik. Tersebutlah dua orang pemuda yang nekad mengikuti sayembara ini.
Merekasudah sepakat akan menikmati hadiah gadis cantik itu bersama-sama.
Sungguh mesum niat kedua pemuda ini. Demikianlah ketika unta itu baru saja
minum di salah satu sumur penduduk, salah seorang dari pemuda itu melepaskan
anak panah, tepat mengenai kaki unta. Unta itu berlari kesakitan, namun
pemuda yang seorang lagi yang sudah siap dengan golok di tangan segera
menghabisi unta itu. Mereka berhasil membunuh unta itu, dan memperoleh hadiah
yang sudah dijanjikan. Setelah unta itu mati, orang-orang kafir merasa lega.
Mereka dengan berani menantang Nabi Saleh, "Hai Saleh, unta yang kau
banggakan itu sekarang sudah kami bunuh. Kenapa tidak ada balasan siksa bagi
kami? Kalau kau memang utusan Allah, tentunya kau dapat mendatangkan siksa
yang kau ancamkan kepada kami!" Berkata Nabi Saleh, "Kalian
benar-benar telah berbuat dosa. Sekarang kalian boleh bersenang-senang selama
3 hari.Sesudah lewat 3 hari, maka datanglah ancaman yang dijanjikan Allah
kepadamu." Waktu 3 hari itu sebenarnya adalah kesempatan bagi bangsa
Tsamud untuk bertobat, tetapi mereka malah mengejek Nabi Saleh dan
menganggapnya hanya membual. Belum sampai 3hari mereka datang lagi kepadaNabi
Saleh dan berkata, "Hai Saleh, kenapa tidak kau percepatdatangnya siksa
itu kepada kami?" Nabi Saleh menjawab, "Wahai kaumku, mengapa
kalian meminta disegerakan datangnyasiksa? Bukan malah meminta kebaikan?
Mengapa kalian tidak meminta ampun kepada Allah, semoha kalian diberi
ampun." Azab bagi kesombongan Kaum Tsamud Diam-diam orang-orang kafir
itu merasa takut. Bukankah ucapan Nabi Saleh selalu terbukti kebenarannya?
Bagaimana kalau siksa itu benar-benar datang kepada mereka? Maka untuk
mencegah datangnya siksa itu, sehari sebelum waktu yang dijanjikan, mereka
mengadakan rapat gelap. Mereka bermaksud membunuh Nabi Saleh agar siksa itu
tak jadi diturunkan. Sungguh bodoh akal mereka dan sungguhkeji tindakan
mereka. Apakah mereka mengira siksaan Allah dapat dibatalkan hanya karena
mereka membunuh utusan-Nya? Maha Suci Allah yang Maha Pengasih, Dia
melindungi hamba-Nya, Nabi Saleh AS. Beliau selamat dari rencana pembunuhan
yang keji itu. Sedang untuk kaum Tsamu sendiri, akibat kedurhakaan mereka,
Allah SWT menurunkan azab yang sangat mengerikan. Bangsa Tsamud disambar
petir yang meledak dan menggelegar membelah angkasa. Bumi juga ikut murka
atas kesombongan bangsa yang ingkar itu. Gempa yang dahsyat telah
menghancurkan dan memporak-porandakan tempat tinggal mereka yang megah dan
besar. Sebelum azab diturunkan, atas kuasa Allah Nabi Saleh AS dan keluarnya
mengungsi ke Ramlah,sebuah tempat di Palestina
|
|
6
|
Nabi
Ibrahim AS
|
|
Nabi Ibrahim adalah putera Aaazar
{Tarih} bin Tahur bin Saruj bin Rau' bin Falij bin Aaabir bin Syalih bin
Arfakhsyad bin Saam bin Nuh A.S.Ia dilahirkan di sebuah tempat bernama
"Faddam A'ram" dalam kerajaan "Babylon" yang pd waktu itu
diperintah oleh seorang raja bernama "Namrud bin Kan'aan." Di tengah-tengah masyarakat yang sedemikian buruknya
lahir dan dibesarkanlah Nabi Ibrahim dari seorang ayah yang bekerja sebagai
pemahat dan pedagang patung. Ia sebagai calun Rasul dan pesuruh Allah yang
akan membawa pelita kebenaran kepada kaumnya,jauh-jauh telah diilhami akal
sihat dan fikiran tajam serta kesedaran bahwa apa yang telah diperbuat oleh
kaumnya termasuk ayahnya sendiri adalah perbuat yang sesat yang menandakan
kebodohan dan kecetekan fikiran dan bahwa persembahan kaumnya kepada
patung-patung itu adalah perbuatan mungkar yang harus dibanteras dan
diperangi agar mrk kembali kepada persembahan yang benar ialah persembahan
kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan pencipta alam semesta ini.
Semasa remajanya Nabi Ibrahim sering disuruh ayahnya keliling kota menjajakan patung-patung buatannya namun karena iman dan tauhid yang telah diilhamkan oleh Tuhan kepadanya ia tidak bersemangat untuk menjajakan brg-brg itu bahkan secara mengejek ia menawarkan patung-patung ayahnya kepada calun pembeli dengan kata-kata: " Siapakah yang akan membeli patung-patung yang tidak berguna ini?
Nabi Ibrahim AS mempunyai mukjizat yang diberikan
Allah swt kepadanya yaitu, saat Nabi
Ibrahim didatangkan dan dari atas sebuah gedung yang tinggi dilemparkanlah ia
kedalam tumpukan kayu yang menyala-nyala itu dan terjadi adalah tubuh nabi
Ibrahim tidak ada yang hangus atau terbakar, sementara api yang dinyalakan
itu sangatlah besar dan tatkala nabi Ibrahim selamat dari api yang
membakarnya itu. Mukjizat yang diberikan oleh Allah s.w.t. kepada Nabi
Ibrahim sebagai bukti nyata akan kebenaran dakwahnya, telah menimbulkan
kegoncangan dalam kepercayaan sebahagian penduduk terhadap persembahan dan
patung-patung mereka dan membuka mata hati banyak ddari pada mereka untuk
memikirkan kembali ajakan Nabi Ibrahim dan dakwahnya, bahkan tidak kurang drp
mrk yang ingin menyatakan imannya kepada Nabi Ibrahim, namun khuatir akan
mendapat kesukaran dalam penghidupannya akibat kemarahan dan balas dendam
para pemuka dan para pembesarnya yang mungkin akan menjadi hilang akal bila
merasakan bahwa pengaruhnya telah bealih ke pihak Nabi Ibrahim
|
|
7
|
Nabi
ismail AS
|
|
Nabi
Ismail a.s. adalah anak Nabi Ibrahim a.s. dan
ibunya Siti Hajar. Siti Hajar adalah budak yang diberikan oleh Raja Mesir
kepada Nabi Ibrahim a.s. Dari semenjak kecil hingga dewasa Siti Hajar
dipelihara oleh Nabi Ibrahim a.s. sehingga diperistrikannya.
Sedangkan istri pertama yaitu Siti
Sarah dari semenjak muda belum bisa memberikan anak dan baru mendapatkan anak
ketika usianya sudah lanjut, yang mana anak tersebut diberi nama Ishaq.
Sebagaimana wanita lainnya, Siti Sarah rupanya merasa kurang senang kalau
Siti Hajar sudah mendapatkan anak terlebih dahulu dari pada dirinya.
Suatu ketika Nabi Ibrahim a.s.
bermimpi menyembelih anaknya yaitu Nabi Ismail a.s. Lalu dikatakannya hal itu
kepada Ismail, anaknya yang sudah besar itu pun menjawab "Hai
bapakku, kerjakanlah sebagaimana diperintahkan Allah yaitu menyembelihku,
mudah-mudahan bapak akan menyaksikanku berhati sabar". Maka Nabi
Ibrahim a.s. pun membaringkan Ismail ketanah dengan maksud akan
disembelihnya. Pada saat itulah Allah s.w.t. menebusinya dengan seekor
biri-biri (kibas) yang besar. Dikarenakan sabar dan takwanya, maka
Ismail pun diangkat menjadi Rasul Allah.
Nabi Ismail a.s. dikaruniai oleh
Allah s.w.t. yaitu anak berjumlah dua belas orang dan mereka menjadi
pemimpin-pemimpin atas kaumnya yang dinamakan Arab Musta'ribah.
Nabi Ismail a.s. yang disukai
Allah s.w.t. diutus ke negri Yaman dan Amliq untuk menyeru manusia supaya
bertaqwa kepada Allah s.w.t. bersembahyang dan membayar zakat. Dan menurut
salah satu riwayat, Nabi Ismail a.s. meninggal pada usia 137 tahun di
Palestina. Namun menurut riwayat yang lain, Nabi Ismail a.s. meninggal dunia
di Mekkah.
|
|
8.
|
Nabi
Luth AS
|
|
Nabi Luth adalah anak saudara dari
Nabi Ibrahim. Ayahnya yang bernama Hasan bin Tareh adalah saudara sekandung
dari Nabi Ibrahim. Ia beriman kepada bapa saudaranya Nabi Ibrahim
mendampinginya dalam semua perjalanan dan sewaktu mereka berada di Mesir
berusaha bersama dalam bidang perternakan yang berhasil dengan baik binatang
ternaknya berkembang biak sehingga dalam waktu yang singkat jumlah yang sudah
berlipat ganda itu tidak dapat ditampung dalam tempat yang disediakan
Akhirnya perkongsian Ibrahim-Luth
dipecah dan binatang ternakan serta harta milik perusahaan mereka di bahagi
dan berpisahlah Luth dengan Ibrahim pindah ke Yordania dan bermukim di sebuah
tempat bernama Sadum.
Masyarakat Sadum adalah masyarakat yang rendah tingkat moralnya,rusak mentalnya, tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Kemaksiatan dan kemungkaran bermaharajalela dalam pergaulan hidup mereka.
Nabi Luth berseru kepada mrk agar
meninggalkan adat kebiasaan iaitu melakukan perbuatan homoseks dan lesbian
karena perbuatan itu bertentangan dengan fitrah dan hati nurani manusia serta
menyalahi hikmah yang terkandung didalam penciptaan manusia menjadi dua jenis
iaitu lelaki dan wanita. Juga kepada mereka di beri nasihat dan dianjurkan
supaya menghormati hak dan milik masing-masing dengan meninggalkan perbuatan
perampasan, perompakan serta pencurian yang selalu mrk lakukan di antara
sesama mrk dan terutama kepada pengunjung yang datang ke Sadum. Diterangkan
bahwa perbuatan-perbuatan itu akan merugikan mrk sendiri, karena akan
menimbulkan kekacauan dan ketidak amanan di dalam negeri sehingga
masing-masing dari mereka tidak merasa aman dan tenteram dalam hidupnya.
Demikianlah Nabi Luth melaksanakan dakwahnya sesuai dengan tugas risalahnya.Ia tidak henti-henti menggunakan setiap kesempatan dan dalam tiap pertemuan dengan kaumnya secara berkelompok atau secara berseorangan mengajak agak mrk beriman dan percaya kepada Allah menyembah-Nya melakukan amal soleh dan meninggalkan perbuatan maksiat dan mungkar. Akan tetapi keruntuhan moral dan kerusakan akhlak sudah berakar sgt di dalam pergaulan hidup mereka dan pengaruh hawa nafsu dan penyesatan syaitan sudah begitu kuat menguasai tindak-tanduk mereka, maka dakwah dan ajakkan Nabi Luth yyang dilaksanakan dengan kesabaran dan ketekunan tidak mendapat tanah yang subur di dalam hati dan fikiran mereka dan berlalu laksana suasana teriakan di tengah-tengah padang pasir .Telinga-telinga mereka sudah menjadi pekak bagi ajaran-ajaran Nabi Luth sedang hati dan fikiran mereka sudah tersumbat rapat dengan ajaran -ajaran syaitan dan iblis. Akhirnya kaum Luth merasa dan kesal hati mendengar dakwah dan nasihat-nasihat Nabi Luth yang tidak putus-putus itu dan minta agar ia menghentikan aksi dakwahnya atau menghadapi pengusir dirinya dari sadum bersama semua keluarganya. |
|
9
|
Nabi
Ishaq AS
|
|
Ishaq ( Arab: إِسْحَاقَ, ʾIsḥāq) (sekitar 1761 SM - 1638 SM)
adalah putra kedua Nabi
Ibrahim setelah Ismail
yang beribu Sarah dan merupakan orang tua dari Nabi
Yaqub. Genealogi: Ishaq bin Ibrahim
bin Azar bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin
Arfakhsyad bin Syam bin Nuh.
Setelah dikaruniai anak dari siti hajar (Nabi Ismail as) oleh Allah SWT, Nabi Ibrahim berdoa memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar dikaruniai anak dari istri pertamanya yang bernama Siti Sarah. Allah pun mendengar dan mengabulkan doa Nabi Ibrahim tersebut, kemudian mengutus malaikat dalam wujud manusia untuk menyampaikan kembar gembira kepada Nabi Ibrahim bahwa akan lahir seorang anak dari istri pertamanya yaitu Siti Sarah. Selain kabar itu, malaikat juga memberitahu bahwa mereka juga akan pergi mendatangi kaum Nabi Luth untuk menajtuhkan azab kepada kaum yang sesat dan kembali kepada jalan Allah. kisah ini tercantum dalam Al-Qur'an berikut ini: Tatkala malaikat utusan kami singgah di kediaman Ibrahim membawa berita gembira, mereka berkata: 'Kami akan memusnahkan penduduk S0d0me ini, karena mereka orang-orang zalim" (Al Qur'an surat Al 'ankabuut ayat 31)
Dalam
surat di atas terdapat kata "berita gembira", maksudnya bertita
baik tentang kelahiran Ishak. selengkapnya dapat dilihat dalam Surat Hud
berkut ini:
Dan para utusan malaikat Kami telah datang kepada Ibrahim membawa berita gembira. Mereka mengucapkan "Selamat." Ibrahim menyambut: "Selamat." Tak lama kemudian Ibrahimpun segera menghidangkan panggang anak sapi. (Al Qur'an surat Hud ayat 69) Setelah Ibrahim melihat tangan mereka tidak menjamah hidangan itu, ia mulai curiga dan merasa takut terhadap mereka. Kata mereka: "Jangan takut! sebenarnya kami ini diutus kepada kaum Luth." (Al Qur'an surat Hud ayat 70) Sementara itu isterinya berdiri di sampingnya. ia mulai tersenyum karena takutnya telah hilang. maka kami sampaikanlah berita gembira yang beruntun, yakni kelahiran Ishaq dan lahir pula Ya'qub. (Al Qur'an surat Hud, ayat 71) Isteri Nabi Ibrahim, yakni Siti Sarah bingung bagaimana mungkin ia akan melahirkan, padahal ia merupakan wanita yang telah tua, saat itu usianya telah mencapai 90 tahun. Sementara itu suaminya juga telah berusia lanjut. Hal tersebut juga tertulis dalam Al Qur an yang berbunyi sebagai berikut: Istrinya berkata : “Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula? Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh” (Al Qur'an surat Hud, ayat 72) Maka malaikat mengatakan bahwa hal tersebut merupakan karunia dari Allah: "Para malaikat itu berkata: "Mengapa engkau heran karena urusan Allah? itu adalah rahmat Allah dan restu-Nya yang dianugerahkan kepadamu sekeluarga. Sesungguhnya Allah itu Maha Terpuji dan Maha Pemurah." (Al Qur'an surat Hud, ayat 73) Setelah Nabi Ishak as menyelesaikan tugasnya sebagai Nabi dan rasul utusan Allah, ia meninggal dunia pada usia 180 tahun dan dimakamkan di Jirun, yang saat ini menjadi kota yang bernama Madinah. |
|
10.
|
Nabi Yakub AS
|
|
Nabi Ya'qub adalah putera dari
Nabi Ishaq bin Ibrahim sedang ibunya adalah anak saudara dari Nabi Ibrahim,
bernama Rifqah binti A'zar. Ia adalah saudara kembar dari putera Ishaq yang
kedua bernama Ishu.
Antara kedua saudara kembar ini tidak terdapat suasana rukun dan damai serta tidak ada menaruh kasih-sayang satu terhadap yang lain bahkan Ishu mendendam dengki dan iri hati terhadap Ya'qub saudara kembarnya yang memang dimanjakan dan lebih disayangi serta dicintai oleh ibunya. Hubungan mereka yang renggang dan tidak akrab itu makin buruk dan tegang setelah diketahui oleh Ishu bahwa Ya'qublah yang diajukan oleh ibunya ketika ayahnya minta kedatangan anak-anaknya untuk diberkahi dan didoakan, sedangkan dia tidak diberitahu dan karenanya tidak mendapat kesempatan seperti Ya'qub memperoleh berkah dan doa ayahnya, Nabi Ishaq. Nabi Ya'qub Tiba di Irak Dengan melalui jalan pasir dan Sahara yang luas dengan panas mataharinya yang terik dan angi samumnya {panas} yang membakar kulit, Ya'qub meneruskan perjalanan seorang diri, menuju ke Fadan A'ram dimana bapa saudaranya Laban tinggal. Dalam perjalanan yang jauh itu , ia sesekali berhenti beristirehat bila merasa letih dan lesu .Dan dalam salah satu tempat perhentiannya ia berhenti karena sudah sgt letihnya tertidur dibawah teduhan sebuah batu karang yang besar .Dalam tidurnya yang nyenyak, ia mendapat mimpi bahwa ia dikurniakan rezeki luas, penghidupan yang aman damai, keluarga dan anak cucuc yang soleh dan bakti serta kerajaan yang besar dan makmur. Terbangunlah Ya'qub dari tidurnya, mengusapkan matanya menoleh ke kanan dan ke kiri dan sedarlah ia bahawa apa yang dilihatnya hanyalah sebuah mimpi namun ia percaya bahwa mimpinya itu akan menjadi kenyataan di kemudian hari sesuia dengan doa ayahnya yang masih tetap mendengung di telinganya. Dengan diperoleh mimpi itu ,ia merasa segala letih yang ditimbulkan oleh perjalanannya menjadi hilang seolah-olah ia memperolehi tanaga baru dan bertambahlah semangatnya untuk secepat mungkin tiba di tempat yang di tuju dan menemui sanak-saudaranya dari pihak ibunya. Tiba pada akhirnya Ya'qub di depan pintu gerbang kota Fadan A'ram setelah berhari-hari siang dan malam menempuh perjalanan yang membosankan tiada yang dilihat selain dari langit di atas dan pasir di bawah. Alangkah lega hatinya ketika ia mulai melihat binatang-binatang peliharaan berkeliaran di atas ladang-ladang rumput ,burung-burung berterbangan di udara yang cerah dan para penduduk kota berhilir mundir mencari nafkah dan keperluan hidup masing-masing. Allah berfirman kepada Iblis : "Sesungguhnya Ayub adalah hambaKu yang sangat taat kepada-Ku, ia seorang mu'min yang sejati. Apa yang ia lakukan untuk mendekatkan diri kepada-Ku adalah semata-mata didorong iman yang teguh kuat dan taat yang bulat kepada-Ku. Iman dan taqwanya takkan tergoyah oleh perubahan keadaan duniawi. Cintanya kepada-Ku dan kebajikannya tidak akan menurun dan menjadi berkurang walau ditimpa musibah apapun yang melanda dirinya dan hartanya. la yakin bahwa siapa yang ia miliki adalah pemberian-Ku yang sewaktu-waktu dapat Aku cabut daripadanya atau menjadikannya berlipat ganda. la bersih dari segala tuduhan dan prasangkamu. Engkau tidak rela melihat hamba-hamba-Ku anak cucu Adam berada di atas jalan yang lurus. Untuk menguji keteguhan hati Ayub dan keyakinannya pada takdirKu. Kuizinkan kau menggoda dan memalingkannya dariKu. Kerahkanlah pembantu-pembantumu untuk menggoda Ayub melalui harta dan keluarganya. Cerai beraikanlah keluarganya yang rukun damai sejahtera itu. Lihatlah sampai dimana kemampuanmu untuk menyesatkan hamba-Ku, Ayub itu." |
|
11
|
Nabi
Yusuf AS
|
|
Yusuf (Arab يوسف ) (sekitar 1745-1635 SM) adalah salah
satu nabi agama
Islam. Ia juga merupakan salah satu dari 12 putra Yakub (Israel) dan
merupakan buyut dari Ibrahim. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1715 SM dan ia
ditugaskan berdakwah kepada Kanʻān dan Hyksos di Mesir. Namanya
disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Ia memiliki 2 anak laki dan 1
anak perempuan dan ia wafat di Nablus Palestina.
Yusuf adalah cucu dari Ishaq, silsilah lengkapnya adalah Yusuf bin Yakub bin Ishaq bin Ibrahim bin
Azar bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin Arfahsad bin Syam bin Nuh. Yusuf merupakan
putera ketujuh (ada sumber mengatakan anak kesebelas) Yakub dan Yusuf
mempunyai ibu yang dikenali sebagai Rahil (Rahel) dengan adiknya, Bunyamin (Benyamin). Yusuf
menikah dengan seorang gadis yang bernama Ashenath kemudian memiliki dua
orang anak yang bernama Manessa (Manasye) dan Ephiraim (Efraim).Sedangkan Ibnu Katsir dalam kitabnya yang berjudul Qishashul Anbiya’ menuliskan bahwa Yusuf menikahi Ra’il binti Ra’ayil, janda dari Qithfir, kemudian lahirlah dua orang putra, yakni Afrayim dan Mansa. Yusuf mempunyai 12 orang saudara lelaki dan mempunyai rupa yang tampan dan dimanja oleh bapaknya. Walau bagaimanapun, ibu kandungnya wafat ketika ia berusia 12 tahun. Kasih sayang berlebihan yang diperolehnya dari Nabi Yaqub membuat iri dan dengki saudara-saudara yang mewujudkan komplot menarik perhatian bapak mereka. Mereka berencana untuk membunuh beliau. Yahudza, anak lelaki keempat dari Yakub dan yang paling tampan dan bijaksana di antara mereka tidak setuju dengan rencana pembunuhan itu karena perlakuan tersebut adalah dilarang. Maka, demi menghalau Yusuf, dia merencanakan untuk mencampakkan beliau ke dalam sebuah 'sumur tua' yang terletak di persimpangan jalan tempat kafilah-kafilah dagang dan para musafir beristirahat. Dengan itu, kemungkinan Yusuf akan diselamatkan dari sumur tersebut dan dibawa oleh siapa saja untuk dijadikan budak. |
|
12.
|
Nabi
Syu’aib AS
|
|
Syu'aib (bahasa Arab: شعيب; Shuʕayb,
Shuʕaib, Shuaib) (sekitar 1600 SM - 1500 SM)[1]
adalah seorang nabi yang diutus kepada kaum Madyan dan Aikah menurut tradisi Islam. Ia diangkat
menjadi nabi pada tahun 1550 SM. Namanya disebutkan sebanyak 11 kali di dalam
Al-Qur'an
dan ia wafat di Madyan. Dalam Kitab Keluaran Alkitab Ibrani atau Alkitab Kristen tercatat seorang tokoh yang dianggap sama yaitu, Rehuel atau Yitro, imam di Madyan yang menjadi mertua Musa.
Nabi
Syu'aib a.s. atau Shoaib >, (Bahasa
Arab: شعيب; juga Shu‘ayb, Shu‘aib, Shuaib, Šuaib, Şuayb.
"Siapa yang menunjukkan jalan yang benar", ialah seorang Nabi dan Rasul yang wajib diketahui
dalam Islam yang
juga namanya turut disebut didalam al-Qur'an[1].
Baginda Nabi Syu'aib dipercayai ialah berasal dari keturunan Nabi Ibrahim a.s. [perlu rujukan]. Baginda
Nabi Syu'aib telah dipertanggungjawabkan oleh Allah untuk menjadi
Rasul kepada kaum Midian, membimbing mereka kearah kebenaran
serta memberi peringatan, teguran, bencana dan berita gembira kepada mereka.
Namun kebanyakan kaumnya telah ingkar, lalu Allah menurunkan azab sengsara
kepada kaum Madian dan memusnahkan mereka [2].
Nabi Syu’aib ‘alaihissalam
tinggal di kota Madyan yang letaknya di
Yordania sekarang. Ketika itu, masyarakatnya kafir kepada Allah dan melakukan
berbagai kemaksiatan, seperti membajak dan merampas harta manusia yang
melintasi mereka. Mereka juga menyembah pohon lebat yang disebut Aikah.
Kaum
Madyam, kaumnya Nabi Syu'ib, adalah segolongan bangsa Arab yang tinggal di
sebuah daerah bernama "Ma'an" di pinggir negeri Syam. Mereka
terdiri dari orang-orang kafir tidak mengenal Tuhan Yang Maha Esa. Mereka
menyembah kepada "Aikah" iaitu sebidang padang pasir yang ditumbuhi
beberapa pohon dan tanam-tanaman. Cara hidup dan istiadat mereka sudah sangat
jauh dari ajaran agama dan pengajaran nabi-nabi sebelum Nabi Syu’ib a.s.
Nabi
Syuaib merupakan salah satu Nabi yang masih keturunan dari Nabi Luth as dari
pihak yang perempuan. Ia diutus oleh Allah untuk berdakwah di negeri yang
bernama Madyan, suatu negeri yang lokasi dekat perbatasan negeri syam atau
Palestina. Penduduk di negeri itu telah lama meninggalkan ajaran-ajaran yang
dibawah oleh para Nabi terdahulu dan lupa menjalankan perintah-perintah agama
yang semestinya mereka kerjakan. Jadi untuk itulah Nabi Syu’aib diperintahkan
oleh Allah untuk mengajak mereka kembali menyembah Allah dan jangan melakukan
perbuatan kemaksiatan, seperti mencuri, menipu, berdusta dalam menimbang atau
menakar dan lai lain.
|
|
13
|
Nabi
Ayub AS
|
|
Ayyub (Bahasa Arab أيوب)
(sekitar 1540-1420 SM) adalah
seorang nabi yang
ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan Kaum Amoria (Aramin) di Haran, Syam. Ia diangkat
menjadi nabi pada tahun 1500 SM dan Namanya disebutkan sebanyak 4 kali di
dalam Al-Quran.
Ia mempunyai 26 anak dan wafat di Huran, Syam. Ayyub dikisahkan sebagai seorang nabi yang paling sabar ketika mendapatkan cobaan dari Tuhan, bahkan bisa dikatakan bahwa kesabarannya berada di ambang puncak kesabaran. Sering orang mengagumi kesabaran kepada Ayub. Misalnya, dikatakan: seperti sabarnya Ayyub. Jadi, Ayyub menjadi simbol kesabaran dan cermin kesabaran atau teladan kesabaran pada setiap bahasa, pada setiap agama, dan pada setiap budaya. Ayyub berasal dari bahasa Arab dan bahasa Ibrani, yang memiliki arti yang sama yaitu "menggantikan." Ayyub adalah putra dari Aish (Eswa) bin Ishaq bin Ibrahim. Sebagaimana disebutkan dalam kisah Yaqub, Aish adalah saudara kembar Yaqub, jadi Ayyub masih kemenakan Yaqub dan sepupu Yusuf. Dalam situs web Tayibah.com dijabarkan bahwa silsilah Ayyub adalah sebagai berikut, Ayyub bin Amus bin Tawih bin Rum bin Ais (Eswa) bin Ishaq bin Ibrahim.[2] Sumber lain mengatakan bahwa silsilah Ayyub adalah sebagai berikut, Ayyub bin Amwas bin Zarih dari keturunan Ibrahim. Ayyub adalah salah seorang manusia pilihan dari sejumlah manusia pilihan yang mulia. Allah telah menceritakan dalam kitab-Nya dan memujinya dengan berbagai sifat yang terpuji secara umum dan sifat sabar atas ujian secara khusus. Allah telah mengujinya dengan anaknya, keluarganya dan hartanya, kemudian dengan tubuhnya. Allah telah mengujinya dengan ujian yang tidak pernah ditimpakan kepada siapa pun, tetapi ia tetap sabar dalam menunaikan perintah Allah dan terus-menerus bertaubat kepada-Nya. Setelah Nabi Ayub menderita penyakit kronis dalam jangka waktu yang cukup lama, dimana sahabat dan keluarganya telah melupakannya, maka ia menyeru Rabbnya, "(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang." (Al-Anbiya’: 83). Dikatakan kepadanya, "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum." (Shod: 42). Nabi Ayyub AS menghantamkan kakinya, maka memancarlah mata air yang dingin karena hantaman kakinya tersebut. Dikatakan kepadanya, "Minumlah darinya serta mandilah." Nabi Ayyub AS melakukannya, maka Allah Ta’ala menghilangkan penyakit yang menimpa bathinnya dan lahirnya. |
|
14
|
Nabi
zulkifli AS
|
|
Zulkifli adalah
anak Nabi Ayyub AS. Dengan demikian ia masih cucu nabi Ibrahim AS. Zulkifli
diangkat menjadi nabi dan rasul sesudah ayahnya. Nama kecilnya adalah Basyar
dan ia termasuk orang yang sabar.
Sejak kecil hingga dewasa tidak pernah bohong. Semua janji yang diucapkannya selalu ditepati sehingga teman-temannya dan orang-orang sangat senang padanya. Bagi orang yang belum kenal dengannya lebih dalam akan senang melihatnya karena semua tingkah lakunya mencerminkan kebenaran. Ketika mendapat cobaan dari Allah SWT, ia tidak pernah mengeluh sedikitpun, bahkan ia lebih mendekatkan dirinya kepada-Nya. Kesabarannya telah diabadikan Allah SWT di dalam Al Qur’an Surah Al Anbiya': 85 – 86. Kesabaran yang ada pada dirinya kelak akan membawanya menjadi seorang Raja seperti yang telah diucapkan nabi Ibrahim AS dan Nabi Ishaq AS. Semua keturunannya akan menjadi pemimpin dan panutan bagi kaumnya. Zulkifli Menjadi Raja
Zulkifli (bahasa
Arab: ذو الكفل, Dhū'l-Kifl)
(sekitar 1500-1425 SM) adalah salah satu nabi dalam ajaran Islam yang diutus
kepada kaum Amoria di Damaskus. Ia diangkat
menjadi nabi pada tahun 1460 SM dan diutus untuk mengajarkan tauhid kepada
kaumnya yang menyembah berhala supaya menyembah Tuhan Yang Maha
Esa, taat beribadah, dan membayar zakat. Ia memiliki 2 orang anak dan meninggal ketika berusia
95 tahun di Damaskus
Syiria.
Namanya disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran.
Riwayat
Zulkifli sedikit sekali disebutkan dalam Al-Qur'an. Ia adalah putra Nabi Ayub
yang lolos dari reruntuhan rumah Nabi Ayub yang menewaskan semua anak Nabi Ayub.
Zulkifli adalah orang yang taat beribadah. Ia melakukan sembahyang seratus
kali dalam sehari.
|
|
15
|
Nabi Musa AS
|
![]() |
Nabi
Musa, nabi orang Yahudi. Lebih dari itu, selain ketenarannya, juga jumlah
pengikut yang memujanya secara pasti terus meningkat sepanjang jaman.
Diperkirakan Musa tenar pada abad ke-13 SM, bersamaan sekitar masa Ramses II,
dan dianggap pimpinan perpindahan besar-besaran bangsa Israel dari Mesir,
wafat tahun 1237 SM. Di masa Musa hidup --seperti dijelaskan dalam buku
Exodus-- ada kelompok orang Yahudi yang menentangnya. Tetapi, tak kurang dari
lima abad lamanya Musa diagung-agungkan oleh orang-orang Yahudi. Mendekati
tahun 400 SM kemasyhuran dan nama baiknya menyebar luas ke seluruh Eropa
berbarengan dengan Agama Nasrani.
Beberapa abad kemudian Muhammad mengakui Musa sebagai seorang nabi yang sesungguhnya, dan dengan berkembangnya Islam, Musa menjadi pula tokoh yang dikagumi di seluruh dunia Islam (termasuk Mesir). Kini, sesudah tiga puluh dua abad terhitung dari masa hidupnya, Musa dihormati oleh orang Yahudi, Nasrani dan Islam sekaligus, dan bahkan juga oleh kaum yang tak mempercayai Tuhan. Berkat kemajuan komunikasi, dia mungkin lebih terkenal sekarang ketimbang di masa lampauada umumnya, ada tiga hasil besar yang dihubungkan dengan perbuatan Musa. Pertama, dia dianggap tokoh politik yang memimpin orang Yahudi melakukan perpindahan besar-besaran dari Mesir. Dalam hal ini, jelas memang dia layak menerima penghargaan itu. Kedua, dia berhasil sebagai penulis jilid pertama dari Panca Jilid Injil (Genesis, Exodus, Leviticus, Numbers dan Deuteronomy), yang sering dikaitkan dengan "Lima buku Musa" dan menyusun Torat Yahudi. Buku ini termasuk Kode Musa, serangkaian hukum yang menjadi dasar tingkah laku kaum Yahudi dalam Injil, termasuk dalam "Sepuluh Perintah Keramat" (Ten Commandments). Dari sudut besarnya pengaruh khususnya Torat dan umumnya Ten Commandments, para penulis tak syak lagi dapat digolongkan orang besar yang punya pengaruh langgeng. Tetapi, umumnya sarjana-sarjana Injil bersepakat bahwa Musa bukanlah satu-satunya penulis buku itu. Buku itu tampaknya ditulis oleh beberapa penulis dan sebagian besar isinya tidak ditulis sebelum wafatnya Musa. Ada kemungkinan Musa memainkan beberapa peranan dalam hal penghimpunan adat kebiasaan Yahudi atau bahkan menggariskan hukum-hukum Yahudi, tetapi tak ada bukti pasti sejauh dan sebesar apa peranan yang dilakukannya. Kemudian, banyak orang menganggap Musa sebagai pendiri monoteisme Yahudi. |
|
16.
|
Nabi
harun AS
|
|
Harun (Bahasa Arab هارو,
Inggris:Aaron)
(sekitar 1531-1408 SM) adalah salah seorang nabi yang telah diminta oleh Nabi Musa
pada Alla dalam
membantu memperkembangkan agama Allah. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun
1450 SM. Ia ditugaskan berdakwah kepada para Firaun Mesir dan Bani
Israil di Sina, Mesir.
Namanya disebutkan sebanyak 19 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Tanah Tih.
Ia menikah dengan dua orang wanita yang bernama Elisheba dan Miriam.
Harun adalah kakak kandung dari Musa, maka silsilahnya adalah sebagai berikut Harun bin Imran
bin Qahits bin Lawi bin Yakub bin Ishak bin Ibrahim. Menurut situs web scribd.com, silsilahnya adalah
sebagai berikut, Harun bin Imran bin Fahis bin 'Azir bin Lawi bin Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim bin
Azara bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin
Arfahsad bin Syam bin Nuh.
Harun bin Imran bin Qahats bin Azar bin Lawi bin Yaakub bin Ishak
bin Ibrahim. Beliau adalah kakak Nabi Musa, diutus untuk membantu Musa
memimpin Bani Israel ke jalan yang benar.
Firman Allah:
"Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya
sebahagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang nabi."
Harun dilahirkan
empat tahun sebelum Musa. Beliau yang fasih berbicara dan mempunyai pendirian
tetap sering mengikuti Musa dalam menyampaikan dakwah kepada Firaun, Hamman
dan Qarun. Nabi Musa sendiri mengakui saudaranya fasih berbicara dan
berdebat, seperti diceritakan al-Quran: "Dan
saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia
bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan) ku, sesungguhnya
aku kawatir mereka akan berdusta."
Nabi Harun
hidup selama 123 tahun. Beliau wafat 11 bulan sebelum kematian Musa, yaitu
sebelum Bani Israil memasuki Palestina. Mengenai Bani Israel, mereka sukar
dipimpin, namun dengan kesabaran Musa dan Harun, mereka dapat dipimpin supaya
mengikuti syariat Allah, seperti terkandung dalam Taurat ketika itu.
Selepas Harun
dan Musa meninggal dunia, Bani Israel dipimpin oleh Yusya' bin Nun. Namun,
selepas Yusya' mati, lama-kelamaan mereka meninggalkan syariat yang
terkandung dalam Taurat, sehingga menimbulkan perselisihan dan perbedaan
pendapat, akhirnya menyebabkan perpecahan Bani Israel.
iwayat Nabi
Harun tidak terpisahkan dengan Nabi Musa, dan dakwahnya dilakukan bersama
dengan Musa, karena tugas Nabi Harun untuk membantu Nabi Musa dalam
berdakwah.
Pada masa
Nabi Yusuf, sekelompok bani Israil telah menetap di daerah Mesir setelah
bermigrasi dari negeri Kan'an. Mereka adalah pemeluk agama tauhid yang
berpegang teguh pada agama Nabi Ibrahim, berbeda dengan para fir'aun yang
menyembah patung dan berhala. Seiring kemajuan zaman, petumbuhan bani Israil
pun berkembang pesat.
Para fir'aun
khawatir jika mereka mencampuri urusan politik dan agama kehidupan masyarakat
Mesir. Akhirnya, mereka menyiksa bani Israil dengan siksaan yang pedih. Hal
ini terekam dalam firman Allah, "(ingatlah)
ketika Kami selamatkan kamu dari (Firaun) dan pengikut-pengikutnya; mereka
menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya. Mereka menyembelih
anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan.
Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Rabbmu,"
(QS. Al-Baqarah [2]: 49).
Nabi Harun hidup selama 122 tahun. Beliau
wafat 11 bulan sebelum kematian Musa, di daerah al Tiih, yaitu sebelum Bani
Israil memasuki Palestina. Mengenai Bani Israel, mereka memang degil,
banyak permasalahan dan sulit dipimpin, namun dengan kesabaran Musa dan
Harun, mereka dapat dipimpin supaya mengikuti syariat Allah, seperti terkandung
dalam Taurat ketika itu.Setelah Harun dan Musa meninggal dunia, Bani Israel dipimpin oleh Yusya’ bin Nun. Namun, setelah Yusya’ mati, lama-kelamaan sebagian besar mereka meninggalkan ajaran yang terkandung dalam Taurat. Malah, ada kalangan mereka yang mengubah hukum di dalam kitab tersebut, sehingga menimbulkan perselisihan dan perbedaan pendapat, akhirnya menyebabkan perpecahan Bani Israel. |
|
17
|
Nabi daud AS
|
|
Nabi DAUD adalah
anak bungsu dari tiga belas bersaudara. Ayahnya bernama Yisya. Ia adalah
generasi ke-13 dari keturunan Nabi Ibrahim. Ia berasal dari keluarga Bani
Israil. Mereka bermukim di Betlehem, yang kemudian menjadi kota kelahiran
Nabi Isa a.s. Ketika mulai dewasa, Daud dan dua kakaknya ikut berperang
melawan pasukan Jalut dari Filistin (Palestina) yang menjajah Bani Israil.
Karena berhasil mengalahkan Jalut, Daud dinikahkan oleh Raja Talut dengan
Mikyal, putrinya. Mikyal sangat setia kepada Daud. Raja Talut, yang
sebelumnya berniat membunuh Daud, akhirnya meninggalkan mahkota kerajaannya.
Daud dinobatkan menjadi raja Bani Israil ketika masih berusia di bawah 30
tahun. Ia kemudian menjadikan Baitulmakdis (Yerusalem) ibukota kerajaannya.
Ketika berusia 40 tahun, Daud menerima risalah kenabian. Allah Swt.
memberinya kitab Zabur (Q.4:163; 17:55) dan beberapa mu'jizat. Nabi Daud a.s.
memerintah Bani Israil selama sekitar 40 tahun dan dianugerahi usia 100 tahun
6 bulan. Nabi Daud a.s. dikaruniai suara yang sangat merdu. Ketika mendengar
Daud melagukan ayat kitab Zabur, orang dan jin yang sakit menjadi sembuh,
burung-burung terbang mendekat, angin menjadi tenang, gunung serta burung pun
bertasbih kepada Allah Swt. Daud dikaruniai beberapa mukjizat oleh Allah Swt.
Ia diberi kemampuan untuk melunakkan besi dengan tangannya -tanpa api- lalu
menenunnya menjadi baju zirah (Q.34:10-11). Daud juga dikaruniai ilmu
pengetahuan dan kepandaian untuk menghakimi suatu perkara secara bijaksana
(Q.38:18-20). Banyak
ajaran Nabi Musa a.s. yang harus ditaati oleh Bani Israil. Salah satu di
antaranya adalah larangan berdagang dan melaksanakan hal duniawi pada hari
Sabat (Sabtu). Nabi Daud a.s. mempertahankan larangan itu bagi seluruh Bani
Israil. Daud meminta agar bangsa Israil menyucikan hari Sabat. tapi ada saja
yang mengabaikannya. Pada suatu hari Sabat, pasar menjadi sepi. Ikan di laut
berenang dengan bebas dan terapung- apung di permukaan air dekat desa Ailat,
di tepi Laut Merah. Para nelayan Ailat belum pernah melihat ikan sebanyak itu
pada hari lain. Karena itu, mereka menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya
dan menangkap ikan. Melihat itu, Daud berdoa kepada Allah Swt. agar mereka
diberi ganjaran dengan siksa dan azab yang setimpal. Doa itu dikabulkan oleh
Allah Swt., lalu terjadilah gempa bumi dahsyat yang membinasakan mereka yang
membangkang serta mengabaikan hari Sabat (Q.7:163-165). Setelah Talut
meninggalkan tahtanya, Daud dinobatkan oleh rakyat menjadi raja Israil
(Q.38:26). Menurut para ahli, Daud memerintah selama sekitar 40 tahun (1010
SM - 970 SM). Ia termasuk salah satu dari nabi yang menjadi raja dan berhasil
menundukkan suku-suku tetangga Bani Israil di tanah Kanaan. Kerajaan Daud
mendapat pengukuhan dari Tuhan (Q.38:18-20).
|
|
18
|
Nabi sulaiman AS
|
|
Sulaiman (bahasa Arab:سليمان; bahasa
Ibrani: שְׁלֹמֹה; bahasa
Ibrani Standar: Šəlomo;
bahasa Ibrani Tiberia: Šəlōmōh, bermakna "damai") (sekitar 975-935
SM)[1]
merupakan seorang raja Israel, dan anak Raja
Daud. Namanya disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Sejak
kecil ia telah menunjukkan kecerdasan dan ketajaman pikirannya.[butuh rujukan]
Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 970 SM.[butuh rujukan]
Ia wafat di Rahbaam, Baitul
Maqdis-Palestina. Sulaiman
diagungkan sebagai salah satu dari empat raja yang berhasil menaklukkan
sebagian besar bumi, diantaranya adalah Dzul
Qarnain, Bukhtanasar dan Namrudz.[2]
Nabi
Sulaiman adalah salah seorang putera Nabi Daud. Sejak ia masih kanak-kanak
berusia sebelas tahun, ia sudah menampakkan tanda-tanda kecerdasan, ketajaman
otak, kepandaian berfikir serta ketelitian di dalam mempertimbangkan dan
mengambil sesuatu keputusan.
Nabi Sulaiman Seorang Juri Sewaktu Daud, ayahnya menduduki tahta kerajaan Bani Isra'il ia selalu mendampinginnya dalam tiap-tiap sidang peradilan yang diadakan untuk menangani perkara-perkara perselisihan dan sengketa yang terjadi di dalam masyarakat. Ia memang sengaja dibawa oleh Daud, ayahnya menghadiri sidang-sidang peradilan serta menyekutuinya di dalam menangani urusan-urusan kerajaan untuk melatihnya serta menyiapkannya sebagai putera mahkota yang akan menggantikanya memimpin kerajaan, bila tiba saatnya ia harus memenuhi panggilan Ilahi meninggalkan dunia yang fana ini. Dan memang Sulaimanlah yang terpandai di antara sesama saudara yang bahkan lebih tua usia daripadanya. Nabi Sulaiman yang telah berkuasa penuh atas kerajaan Bani Isra'il yang makin meluas dan melebar, Allah telah menundukkan baginya makhluk-makhluk lain, iaitu Jin angin dan burung-burung yang kesemuanya berada di bawah perintahnya melakukan apa yang dikehendakinya dan melaksanakan segala komandonya. Di samping itu Allah memberinya pula suatu kurnia berupa mengalirnya cairan tembaga dari bawah tanah untuk dimanfaatkannya bagi karya pembangunan gedung-gedung, perbuatan piring-piring sebesar kolam air, periuk-periuk yang tetap berada diatas tungku yang dikerjakan oleh pasukan Jin-Nya. Sebagai salah satu mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada Sulaiman ialah kesanggupan beliau menangkap maksud yang terkandung dalam suara binatang-binatang dan sebaliknya binatang-binatang dapat pula mengerti apa yang ia perintahkan dan ucapkan. |
|
19
|
Nabi ilyas AS
|
|
Nabi ini
termasuk hamba Allah yang terbaik. Konon nabi inilah yang disebut dalam kitab
Taurat. Di antara mukjizatnya adalah menghidupkan kembali orang yang telah
mati.
Ilyasa adalah rasul dari kalangan Bani Israel dari garis keturunan yang sama dengan Musa, Harun serta Ilyas. Nama Ilyasa disebut dalam kisah Ilyas, saat rasul itu dikejar-kejar kaumnya dan bersembunyi di rumah Ilyasa. Maka besar kemungkinan Ilyasa juga tinggal di seputar lembah sungai Yordania. Ketika Ilyas bersembunyi di rumahnya, Ilyasa masih seorang belia. Saat itu ia tengah menderita sakit. Ilyas membantu menyembuhkan penyakitnya. Setelah sembuh, Ilyasa pun menjadi sahabat Ilyas yang selalu mendampingi untuk menyeru ke jalan kebaikan. Ilyasa melanjutkan tugas tersebut begitu Ilyas meninggal. Ilyasa kemudian mendapati bahwa manusia ternyata begitu mudah kembali ke jalan sesat. Itu terjadi tak lama setelah Ilyas wafat. Padahal masyarakat lembah sungai Yordania itu sempat mengikuti seruan Ilyas agar meninggalkan pemujaannya pada berhala. Pada kalangan itulah Ilyasa tak lelah menyeru ke jalan kebaikan. Dikisahkan bahwa mereka tetap tak mau mendengar seruan Ilyasa, dan mereka kembali menanggung bencana kekeringan yang luar biasa. Setelah zaman Nabi Dawud AS dan Nabi Sulayman AS, ada seorang nabi baru yang diutus oleh Allah SWT, namanya Ilyas AS. Nabi Ilyas AS tinggal di negeri Isra’il (negri Israel) ketika negeri itu dipimpin oleh seorang raja yang jahat sekali. Nama raja yang jahat itu adalah Ahab. Raja Ahab menyuruh orang Isra’il untuk menyembah patung dan dewa-dewa. Mungkin dialah raja Isra’il yang paling jahat. Oleh karena kejahatan Raja Ahab, Allah Yang Maha Esa menjadi marah. Allah SWT. menyuruh Nabi Ilyas AS pergi kepada Raja Ahab dan berkata: “Selama dua atau tiga tahun tidak akan ada embun atau hujan sedikit pun, kecuali saya mengatakannya! Maka dari itu, bertaubatlah kepada Allah, dan sembahlah Allah!”. Kemudian Raja Ahab menjadi kesal dan marah kepada Nabi Ilyas AS dan berusaha untuk membunuhnya. Setelah itu Allah SWT berfirman kepada Nabi Ilyas AS: “Pergilah ke anak Sungai Kerit dan bersembunyilah di sana. Engkau dapat minum dari anak sungai itu, dan burung gagak akan Kusuruh membawa makanan untukmu!”. Allah SWT menjadikan Nabi Khidir AS dan Nabi Ilyas AS tetap hidup dan tidak pernah mati hingga hari kiamat kelak. Allah SWT menempatkan Nabi Khidir AS di tengah-tengah lautan, sedangkan Nabi Ilyas AS ditempatkan-Nya di tengah-tengah taman yang luas yang indah yang ada di tengah-tengah muka bumi ini, sambil terus-menerus dalam keadaan berdzikir kepada Allah SWT dari dulu, dan detik ini, dan sampai wafatnya nanti di hari kiamat. |
|
20
|
Nabi
ilyasa AS
|
|
Nabi Ilyasa AS adalah anak
angkat atau pengikut Nabi Ilyas AS
yang merupakan utusan Allah SWT pada kaumnya yaitu kaum Ba’l (Baca KISAH
NABI ILYAS AS DAN KAUMNYA). Nabi
Ilyasa AS merupakan anak kandung dari Akhtub bin ‘Ajuz. Beliau lalu
diangkat oleh Allah SWT menjadi Nabi dan Rasul sebagai pengganti Nabi Ilyas AS sebagaimana telah
terkandung dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 86 yang berbunyi :
“Adapun Ismail, Ilyasa, Yunus dan Luth, semuanya itu telah Kami berikan kepadanya kelebihan derajatnya di atas umat (di masanya)”. (QS. Al-An’am : 86).
Pada masa Nabi Ilyasa AS,
rakyat atau umatnya hidup aman dan makmur karena mereka selalu patuh kepada
perintah dan ajaran Nabi Ilyasa AS.
Kemudian setelah Nabi Ilyasa AS
meninggal dunia, umat atau kaum Bani lsrail meninggalkan hukum Taurat. Mereka
mengambil jalan yang salah, yang makin hari makin bertambah kekufuran,
kekafiran dan kedurhakaannya kepada Allah SWT, sehingga Allah SWT melenyapkan
nikmat dan kesenangan dunia dari mereka. Nabi Ilyasa AS adalah Nabi dan Rasul dari kalangan Bani Israil
dari garis keturunan yang sama dengan Nabi Musa AS (Baca Kisah
Singkat Kehidupan Nabi Musa AS), Nabi Harun AS serta Nabi Ilyas AS
(Baca Kisah
Nabi Ilyas AS Dengan Pria Buta). Nama Nabi Ilyasa AS disebut dalam kisah Nabi Ilyas AS, saat Beliau dikejar-kejar kaumnya dan bersembunyi
di rumah Ilyasa. Maka ada
kemungkinan Nabi Ilyasa AS
juga tinggal di sekitar daerah lembah sungai Yordania. Nabi Ilyasa AS
adalah anak angkat Nabi Ilyas AS. Kedua-duanya itu adalah Nabi dan
Rasul Allah. Pada masa hidup Nabi lIyasa AS, umat Bani Israil hidup
aman dan makmur, karena mereka adalah orang-orang yang taat kepada ajaran
Allah SWT yang disampaikan oleh Beliau. Setelah Nabi lIyasa AS wafat,
umatnya kembali menjadi orang-orang yang durhaka kepada Allah. Allah
melenyapkan segala nikmat dan kesenangan hidup mereka dan akhirnya mereka
mendapat kesengsaraan. Selanjutnya pada zaman itu lahirlah Nabi Yunus AS.
(Baca Kisah
Nabi Yunus AS Dan Kaumnya) Tiap-tiap umat yang durhaka di muka bumi
ini, didatangkanlah oleh Allah siksaan kepada mereka dan Allah mengganti lagi
dengan umat yang baru.
|
|
21
|
Nabi
Yunus AS
|
|
Yunus (Arab:يونس atau يونان Yunaan,
Inggris:
Jonah, Ibrani:Yonah, Latin:
Ionas) (sekitar 820-750 SM)[1][2][3]
adalah salah seorang nabi
dalam agama Samawi (Islam,
Yahudi, Kristen) yang
disebutkan dalam Al-Qur'an dalam Surah
Yunus dan dalam Alkitab dalam Kitab
Yunus. Ia ditugaskan berdakwah kepada orang Assyiria di Ninawa-Iraq. Namanya
disebutkan sebanyak 6 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Ninawa-Iraq.
Yunus bin Amitai adalah nabi yang hidup pada
masa pemerintahan Yerobeam II (786-746 SM). Raja ini memperluas
perbatasan negerinya dari Hamat sampai Laut Mati.[4]
Dalam Perjanjian Lama, Yunus bin Amitai hanya disebutkan di luar kitab Yunus
sendiri yakni dalam 2
Raja-raja 14:25. Kitab Yunus sendiri kemungkinan ditulis pada masa
pasca-pembuangan (setelah 530 SM) dengan didasarkan pada tradisi lisan yang
telah diturunkan sejak abad ke-8 SM. Yunus dianggap sebagai salah seorang nabi kecil
karena buku aslinya ditulis bersama-sama dengan kitab-kitab kenabian lainnya yang lebih
pendek dalam sebuah gulungan saja (yang juga dikenal sebagai Kitab yang
Duabelas).Tuhan menyuruh Yunus pergi ke kota Niniwe, ibukota kerajaan Asyur, musuh Israel. Tetapi Yunus tidak mau pergi ke kota itu untuk menyampaikan pesan Tuhan, karena ia yakin bahwa kalau orang Niniwe berhenti berbuat dosa, Tuhan tidak akan menjalankan rencana-Nya untuk menghancurkan kota itu. Yunus melarikan diri dengan menumpang kapal yang menuju ke Tarsis. Namun, di tengah laut, kapal itu ditempa badai besar. Untuk menyelamatkan seisi kapal, Yunus minta dilemparkan ke laut. Begitu masuk ke laut, Tuhan mengirim seekor ikan besar menelan Yunus. Selama di perut ikan, Yunus berdoa kepada Tuhan. Setelah 3 hari dan 3 malam di perut ikan, Yunus dimuntahkan ke luar. Nama sebenar Nabi Yunus a.s adalah Yunus bin Mata atau Zun Nun. Baginda adalah seorang Nabi yang mulia yang diutus oleh Allah SWT kepada kaumnya. Baginda menasihati mereka dan membimbing mereka ke jalan kebenaran dan kebaikan; baginda mengingatkan mereka akan kedahsyatan hari kiamat dan menakut-nakuti mereka dengan neraka dan menjanjikan mereka dengan syurga; baginda memerintahkan mereka dengan kebaikan dan mengajak mereka hanya menyembah kepada Allah SWT. sNabi Yunus a.s. senantiasa menasihati kaumnya namun tidak ada seorang pun yang beriman di antara mereka. Datanglah suatu hari kepada Nabi Yunus di mana baginda merasakan keputusannya dari kaumnya. Hatinya dipenuhi dengan perasaan marah kepada kaumnya kerana mereka tidak beriman. Kemudian baginda keluar dalam keadaan marah dan menetapkan untuk meninggalkan mereka. Allah SWT menceritakan hal itu dalam firman-Nya “ Dan
(ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu
ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya) maka ia
menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: ‘ Tidak ada tuhan selain Engkau,
Maha Suci Engkau. Sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim."
(Surah al-Anbiya’ ayat 87)Tiga kegelapan yang di alami oleh Nabi Yunus a.s. iaitu: 1. kegelapan di dalam perut ikan, 2. kegelapan di dasar lautan, dan 3. kegelapan malam.
Nabi
Yunus adalah seorang Nabi yang diutus oleh Allah SWT kepada mereka.
Seharusnya ia menyampaikan dakwah di jalan Allah SWT dan ia tidak peduli
dengan hasil dakwahnya. Tugas baginda hanya sekadar menyampaikan agama.
Keluarnya baginda dari kampung halaman kaumnya dalam keadaan mereka kufur
adalah dilarang melainkan mendapat wahyu daripada Allah SWT seperti Nabi Luth
a.s. di arahkan keluar daripada kampung halamannya kerana Allah SWT ingin
membinasakannya.
Allah
SWT memberikan suatu pelajaran kepada Yunus dalam hal dakwah di jalan-Nya.
Allah SWT mengutusnya hanya untuk berdakwah. Inilah batasan dakwahnya dan
baginda tidak perlu bimbang jika mereka tidak beriman dan tidak patut marah
kepada mereka kerana petunjuk dan hidayah adalah hak mutlak Allah SWT.
Allah
SWT berfirman maksudnya : “Dan mengapa tidak ada penduduk suatu kota yang
beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala
mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang
menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka
sampai waktu yang tertentu.”
(Surah
Yunus ayat 98).
|
|
22
|
Nabi zhakaria AS
|
|
Nabi Zakaria Alaihissalam adalah pemimpin
Bani Israil. Ia sangat mendambakan seorang anak, namun ia merasa pesimis
karena usianya yang sudah sangat lanjut. Nabi Zakaria Alaihissalam lalu
berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar diberi seorang anak. Akhirnya
doanya terkabul. Di usianya yang ke-90, ia dikaruniai anak laki-laki yang
diberi nama Yahya. Zakaria adalah paman dan wali pemelihara Maryam
binti Imran. Imran adalah salah seorang penguasa dan Ulama Bani Israil
yang meninggal dunia ketika Maryam masih dalam kandungan ibunya. Maryam
adalah gadis suci yang setiap hari selalu beribadah kepada Allah Subhanahu Wa
Ta’ala di mihrabnya di Baitulmakdis. Sesuai nazar yang diucapkan ibunya sejak
Maryam masih dalam kandungan, hak pemeliharaan Maryam diperoleh Nabi Zakaria
Alaihissalam melalui undian karena begitu banyaknya ulama Bani Israil yang
ingin menjadi wali gadis suci itu. Ketika memelihara Maryam, banyak keanehan yang dialami Nabi Zakaria Alaihissalam yang semakin meyakinkannya bahwa Maryam berada dalam pemeliharaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Antara lain Nabi Zakaria Alaihissalam menyaksikan bahwa dalam mihrab Maryam terdapat buah-buahan musim panas, padahal tidak seorang pun dapat masuk kesana, lagipula saat itu adalah musim dingin. Maryam mengatakan bahwa buah-buahan itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Yahya putra Zakaria meninggal lebih dulu daripada ayahnya. Setelah kematian Yahya, perhatian orang-orang yang beriman beralih kepada Nabi Zakaria Alaihissalam yang sudah tua. Mereka meminta pendapat tentang masalah pernikahan antara ayah dan kemenakan yang ingin dilakukan oleh Raja Hirodus, namun sama seperti Nabi Yahya Alaihissalam, Nabi Zakaria Alaihissalam juga tetap berpegang teguh pada syariat Taurat bahwa pernikahan semacam itu diharamkan. Akibat sikapnya ini, Raja Hirodus menjadi marah dan memerintahkan prajuritnya untuk menangkap Nabi Zakaria Alaihissalam. Namun rakyat melindungi nabi yang sudah berusia lanjut itu. Sampai pada suatu hari, Nabi Zakaria Alaihissalam bersembunyi di sebuat hutan, mendadak hutan itu dikepung oleh bala tentara Hirodus yang dibantu tentara Romawi. Nabi Zakaria Alaihissalam melihat sebuah pohon besar yang bagian tengahnya membelah. Masuklah ia ke dalam pohon itu, sehingga tentara Hirodus tak dapat menemukannya. Tetapi iblis yang menyerupai wujud manusia memberitahukan tempat persembunyian Nabi Zakaria Alaihissalam ini kepada tentara Hirodus. Para prajurit itu sebenarnya tidak terlalu percaya, namun mereka menggergaji pula pohon yang dimaksud. Mendadak dari pohon itu keluar darah. Dengan demikian mereka mengira telah membunuh Nabi Zakaria Alaihissalam. Benarkah demikian? Hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang Maha Tahu apa sebenarnya yang telah menimpa diri Nabi Zakaria Alaihissalam. |
|
23
|
Nabi yahya AS
|
|
Nabi Yahya Alaihissalam adalah putra
tunggal Nabi Zakaria Alaihissalam. Meskipun ia dilahirkan oleh pasangan yang
sudah sangat tua, namun ia tetap tumbuh sebagai manusia yang normal dan
sehat. Kisah kelahiran Nabi Yahya Alaihissalam terdapat dalam surat Ali-’Imrân:
38-41. Oleh kaumnya, Nabi Yahya Alaihissalam dikenal sebagai orang alim,
menguasai soal-soal keagamaan, dan hapal kitab Taurat, dan menjadi hakim
dalam hukum agama. Dalam usahanya menegakkan kebenaran, Yahya dikenal sangat
berani. Pada masa itu, Hirodus, penguasa Palestina, merencanakan menikah
dengan kemenakannya sendiri, Hirodia. Hirodia sendiri merasa senang
jika diperistri oleh seorang raja. Ia adalah seorang gadis yang haus kekuasan
dan harta. Yahya melarang pernikahan ini karena bertentangan dengan syariat kitab Taurat dan Zabur. Seluruh istana pun gempar, mereka setuju dengan pendapat Yahya. Raja menjadi malu dan murka. Ia dan Hirodia berusaha mencari jalan untuk membungkam mulut Yahya, bahkan bila perlu membunuhnya. Maka suatu hari, dengan berdandan cantik Hirodia datang menemui Yahya di rumahnya. Ia mencoba merayu Yahya untuk melakukan perbuatan mesum. Ia berharap sesudah melakukan perbuatan nista itu Yahya akan menjadi penurut dan tidak lagi menentang pernikahannya dengan Raja Hirodus. Tentu saja rayuan ini ditolak dengan tegas oleh Yahya. Pemuda itu tidak tergoda sedikit pun, bahkan sebaliknya ia merasa jijik dengan sikap Hirodia yang sangat tidak bermoral itu. Ia mengusir Hirodia dengan suara sangat keras seolah menggelegar di telinga Hirodia. Hirodia merasa malu dan terhina sekali, karenanya ia merasa dendam dan sangat membenci Yahya. Ia lalu memfitnah Yahya dengan mengadu kepada Hirodus bahwa Yahya telah mencoba memperkosanya. Tentu saja fitnahan Hirodia ini membakar kemarahan Raja Hirodus. Ia mengutus bala tentaranya untuk memenggal kepala Yahya. Para tentara itu sebenarnya keberatan, namun jika menolak mereka diancam dengan hukuman yang sangat berat. Maka dengan segala cara mereka berusaha menangkap Yahya, membawanya ke penjara dan memenggal kepalanya disana. Nabi Yahya Alaihissalam dikenal sebagai seorang pembabtis, yaitu memandikan orang-orang berdosa yang bertaubat di tepi sungai Yordan. Pemandian itu bukan berarti mensucikan dosa, melainkan hanya sebagai tanda bahwa orang yang dimandikan telah bertaubat. Jadi taubatnya inilah yang insya Allah akan mensucikan dosanya. |
|
24
|
Nabi
isa AS
|
|
Di antara kekuasaan Allah adalah menciptakan
Adam tanpa ayah dan ibu, menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam, serta
menciptakan Isa tanpa ayah. Ya, Nabi Isa Alaihissalam adalah putra Maryam binti Imran yang dilahirkan tanpa ayah, karena Maryam hamil tanpa berhubungan dengan laki-laki. Maryam adalah wanita salehah yang sehari-hari beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala di mihrabnya di Baitulmakdis. Suatu ketika ia didatangi malaikat yang memberitahukan bahwa ia mengandung atas seizin Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Maryam merasa sangat sedih dan cemas karena khawatir namanya akan tercemar. Menjelang kelahiran bayinya, ia segera meninggalkan daerah tempat tinggalnya. Di bawah sebatang pohon kurma, jauh dari tempat asalnya, Maryam melahirkan. Peristiwa aneh ini akhirnya diketahui juga oleh penduduk. Mereka menuduh Maryam berbuat zina, namun keajaiban terjadi, bayi yang baru dilahirkan itu menyelamatkan ibunya dengan ucapan yang fasih bahwa ibunya tidak melakukan kesalahan dan semua ini terjadi semata-mata kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bayi Maryam inilah yang kelak menjadi Nabi Isa Alaihissalam. Kisah kelahiran Nabi Isa Alaihissalam terdapat dalam surat Ãli-’Imrân: 45-48, dan 59, surat Maryam: 16-35, Al-Anbiyâ: 91, dan At-Tahrîm: 12. Mukjizat Nabi Isa Alaihissalam Sejak kecil, Isa telah menunjukkan perilaku yang berbeda dibanding anak-anak sebayanya. Ia sangat haus ilmu pengetahuan. Sejak usia 12 tahun ia telah menghabiskan seluruh waktunya untuk menuntut ilmu dan menghadiri pertemuan serta diskusi para ulama di Baitulmakdis. Nabi Isa Alaihissalam, yang dalam agama Nasrani dikenal dengan nama Yesus Kristus, menerima tugas kenabian pada usia 30 tahun di Bukit Zaitun. Ia segera memproklamasikan kerasulannya pada Bani Israil. Saat itu kehidupan keagamaan Bani Israil sudah jauh menyimpang dari ajaran Nabi Musa Alaihissalam. Bahkan sebagian dari mereka telah murtad. Para pemuka Bani Israil menuntut Isa membuktikan kenabiannya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan banyak mukjizat bagi Isa, diantaranya ia dapat menghidupkan orang mati, menyembuhkan sejumlah penyakit, menyembuhkan mata orang yang buta sejak lahir, membuat burung hidup dari tanah liat, dan memberitahukan kepada orang-orang tentang apa yang mereka makan dan mereka simpan di rumah-rumah mereka. Mukjizatnya ini ditunjukkan pada Bani Israil, dan dalam waktu relatif singkat, Nabi Isa Alaihissalam berhasil memperoleh banyak pengikut. Selain mukjizat-mukjizat tsb, Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga menganugerahi kitab Injil. Sejumlah keistimewaan Nabi Isa Alaihissalam dikisahkan dalam Al Qur’an surat Ãli-’Imrân: 49-50 dan Al-Mâ’idah: 110. Di antara tugas Nabi Isa Alaihissalam adalah memberitahukan tentang akan datangnya utusan Allah di akhir zaman yang bernama Ahmad, sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur’an surat Ash-Shâf: 6. Dan (ingatlah) ketika ‘Isa putera Maryam berkata: Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad). Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: Ini adalah sihir yang nyata. (QS. 61:6) Isa menyebut nama Muhammad dengan perkataan Paraclet yang berasal dari kata Piracletus dalam bahasa Yunani. Kata ini memang terdapat dalam Injil bahasa Yunani. Dalam bahasa Yunani, Piracletus artinya yang terpuji. Arti ini sama dengan kata bahasa Arab Ahmad (=terpuji) atau Muhammad (=orang yang terpuji). Nabi Isa Alaihissalam diutus oleh Allah kepada Bani Israil untuk meluruskan akhlak kaum Bani Israil yang telah menyimpang dari ajaran Taurat dan Zabur yang dibawa oleh Nabi Musa Alaihissalam dan Nabi Daud Alaihissalam. Dalam berdakwah, Nabi Isa Alaihissalam didampingi para sahabatnya yang disebut al-Hawâriyyûn, yang jumlahnya 12 orang, sesuai dengan jumlah suku (sibith) Bani Israil, sehingga masing-masing hawari ini ditugaskan untuk menyampaikan risalah Injil bagi masing-masing suku Bani Israil. Nama-nama ke-12 hawari itu menurut Injil adalah sebagai berikut: 1. Simon bin Yunus (alias Petrus) 2. Andreas bin Yunus 3. Yakub bin Zabdi 4. Yahya bin Zabdi (alias Yohannes) 5. Pilipus 6. Natanael (alias Bartolomius) 7. Thomas 8. Matius bin Alpius (alias Lewi, pemungut cukai dari Kapernaum) 9. Yakub bin Alpius 10. Lebeus (alias Tadius) 11. Simon Zelotes (dari Kanani) 12. Yudas Iskariot Menurut riwayat, 6 tahun setelah pengangkatan Nabi Isa Alaihissalam, Maryam wafat dan dimakamkan di sebuah gereja di Baitulmakdis. Sementara itu para al-Hawâriyyûn yang selamat dari pengejaran berdakwah menyebarkan ajaran Nabi Isa Alaihissalam secara sembunyi-sembunyi. Dalam buku dikatakan bawa wujud fisik Isa digambarkan oleh Muhammad yaitu, rambutnya terbelah dua, wajahnya tampan, kulitnya putih agak kemerah-merahan. Muhammad bertemu dengan Isa, ketika ia sedang dalam Isra Mi'raj ke Sidrat al-Muntahā, dilangit kedua yang disebut sebagai Al-Maa'uun.[1] Dari keterangan hadist Muhammad diceritakan bahwa menjelang hari kiamat/akhir zaman Isa akan di turunkan oleh Allah dari langit ke bumi.[6] Peristiwa itu tergambar dari hadist berikut:
Adapun lokasi turunnya Isa dijelaskan oleh Muhammad dalam sebuah hadist berikut:
Turunnya Isa ke bumi mempunyai misi menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal dan membersihkan segala penyimpangan agama ,ia akan bekerjasama dengan Imam Mahdi memberantas semua musuh-musuh Allah.
Salah satu tugas besar beliau setelah membunuh dajjal adalah menyelamatkan ummat manusia dari fitnah Ya’juj dan Ma’juj.[11]
Setelah
Isa menjadi pemimpin yang adil di akhir zaman, Allah akan
mewafatkan beliau. Hanya Allah saja yang tahu kapan dan dimana Isa akan
diwafatkan. Setelah wafatnya Isa Al-Masih dunia kemudian dunia akan kiamat. Muslim meyakini bahwa Isa adalah sebagai seorang nabi
pendahulu Muhammad,
dan menyatakan bahwa setelah ia akan muncul seorang nabi terakhir, sebagai
penutup dari para nabi utusan Tuhan. Hal ini berdasarkan dari ayat Al-Qur'an,
di mana Isa menyatakan tentang seorang rasul yang akan muncul setelah dia,
yang bernama Ahmad. Islam mengasosiasikan Ahmad sebagai Muhammad. Muslim juga
berpendapat bahwa bukti Isa telah memberitahukan tentang akan hadirnya
seorang nabi terakhir ada di dalam kitabnya. |
|
25
|
Nabi
Muhammad SAW
|
Nabi
Muhammad saw. Beliau berasal dari kabilah Quraisy, tepatnya keturunan Hasyim.
Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdul Muthalib, cucu Hasyim. Ibunda
beliau adalah Aminah binti Wahb yang berasal dari keturunan Bani
Zuhrah, salah satu kabilah Quraisy.
Setelah menikah, Abdullah melakukan pepergian ke Syam. Ketika pulang dari pepergian itu, ia wafat di Madinah dan dikuburkan di kota itu juga. Setelah beberapa bulan dari wafatnya sang ayah berlalu, Nabi pamungkas para nabi lahir di bulan Rabi’ul Awal, tahun 571 Masehi di Makkah, dan dengan kelahirannya itu, dunia menjadi terang-benderang. Sesuai dengan kebiasaan para bangsawan Makkah, ibundanya menyerahkan Muhammad kecil kepada Halimah Sa’diyah dari kabilah Bani Sa’d untuk disusui. Beliau tinggal di rumah Halimah selama empat tahun. Setelah itu, sang ibu mengambilnya kembali. Dengan tujuan untuk berkunjung ke kerabat ayahnya di Madinah, sang ibunda membawanya pergi ke Madinah. Dalam perjalanan pulang ke Makkah, ibundanya wafat dan dikebumikan di Abwa`, sebuah daerah yang terletak antara Makkah dan Madinah. Setelah ibunda beliau wafat, secara bergantian, kakek dan paman beliau, Abdul Muthalib dan Abu Thalib memelihara beliau. Pada usia dua puluh lima tahun, beliau menikah dengan Khadijah yang waktu itu sudah berusia empat puluh tahun. Beliau menjalani hidup bersamanya selama dua puluh lima tahun hingga ia wafat pada usia enam puluh lima tahun. Pada usia empat puluh tahun, beliau diutus menjadi nabi oleh Allah. Ia mewahyukan kepada beliau al-Quran yang seluruh manusia dan jin tidak mampu untuk menandinginya. Ia menamakan beliau sebagai pamungkas para nabi dan memujinya karena kemuliaan akhlaknya. Beliau hidup di dunia ini selama enam puluh tiga tahun. Menurut pendapat masyhur, beliau wafat pada hari Senin bulan Shafar 11 Hijriah di Madinah. Bukti Kenabian Rasulullah saw Secara global, kenabian seorang nabi dapat diketahui melalui tiga jalan: 1. Pengakuan sebagai nabi. 2. Kelayakan menjadi nabi. 3. Mukjizat.
Telah
diketahui oleh setiap orang bahwa Rasulullah saw telah mengaku sebagai nabi
di Makkah pada tahun 611 M., masa di mana syirik, penyembahan berhala dan api
telah menguasai seluruh dunia. Hingga akhir usia, beliau selalu mengajak umat
manusia untuk memeluk agama Islam, dan sangat banyak sekali di antara mereka
yang mengikuti ajakan beliau itu.
Maksud
asumsi di atas adalah seorang yang mengaku menjadi nabi harus memiliki akhlak
dan seluruh etika yang terpuji, dari sisi kesempurnaan jiwa harus orang yang
paling utama, tinggi dan sempurna, dan terbebaskan dari segala karakterisitik
yang tidak terpuji. Semua itu telah dimiliki oleh Rasulullah saw. Musuh dan
teman memuji beliau karena akhlaknya, memberitakan sifat-sifat sempurna dan
kelakuan terpujinya dan membebaskannya dari setiap karakterisitik yang buruk.
Kesimpulannya, akhlak beliau yang mulia, tata krama beliau yang terpuji, perubahan dan revolusi yang beliau cetuskan di seanterao dunia, khususnya di Hijaz dan jazirah Arab, dan sabda-sabda beliau yang mulia berkenaan dengan tauhid, sifat-sifat Allah, hukum halal dan haram, serta nasihat-nasihat beliau telah membuktikan kelayakan beliau untuk menduduki kursi kenabian, dan setiap orang yang insaf tidak akan meragukan semua itu. Mukjizat Mukjizat dapat disimpulkan dalam lima hal: 1. Mukjizat akhlak. 2. Mukjizat ilmiah. 3. Mukjizat amaliah. 4. Mukjizat maknawiyah. 5. Mukjizat keturunan. Sejak masa muda, Nabi Muhammad saw telah dikenal dengan kejujuran, amanat, kesabaran, ketegaran, dan kedermawanan. Dalam kesabaran dan kerendahan diri beliau tidak memiliki sekutu dan dalam kemanisan etika beliau tak tertandingi. “Sesungguhnya engkau berada di puncak akhlak yang agung.” Dalam memaafkan, beliau tak ada taranya. Ketika mendapatkan gangguan dan cemoohan masyarakatnya, beliau hanya berkata اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِقَوْمِيْ فَإِنَّهُمْ لاَ يَعْلَمُوْنَ “Ya Allah, ampunilah kaumku, karena mereka tidak mengetahui.”Beliau selalu mengharapkan kebaikan seluruh umat manusia, penyayang dan belas-kasih terhadap mereka. “Ia belas-kasih dan pengasih terhadap Mukminin.” Beliau tidak pernah menyembunyikan keceriaan wajah terhadap para sahabat dan selalu mencari berita tentang kondisi mereka. Beliau selalu memberikan tempat khusus kepada orang-orang baik di sisi beliau. Orang yang paling utama di sisi beliau adalah orang yang dikenal dengan kebajikanya terhadap Muslimin dan orang yang termulia adalah orang yang lebih bertindak toleran dan tolong-menolong terhadap umat Islam. Beliau tida pernah duduk dan bangun (dari duduk) kecuali dengan menyebut nama Allah dan mayoritasnya, beliau duduk menghadap ke arah Kiblat. Beliau tidak pernah menentukan tempat duduk khusus bagi dirinya. Beliau memperlakukan masyarakat sedemikian rupa sehingga mereka merasa dirinya adalah orang termulia di sisi beliau. Beliau tidak banyak berbiacara dan tidak pernah memotong pembicaraan seseorang kecuali ia berbicara kebatilan. Beliau tidak pernah mencela dan mencerca seseorang. Beliau tidak pernah mencari-cari kesalahan orang lain. Budi pelerti beliau yang menyeluruh telah meliputi seluruh umat manusia. Beliau selalu sabar menghadapi perangai buruk bangsa Arab dan orang-orang yang asing bagi beliau. Beliau selalu duduk di atas tanah dan duduk bersama orang-orang miskin serta makan bersama mereka. Dalam makan dan berpakaian, beliau tidak pernah melebihi rakyat biasa. Setiap berjumpa dengan seseorang, beliau selalu memulai mengucapkan salam dan berjabat tangan dengannya. Beliau tidak pernah mengizinkan siapa pun berdiri (untuk menghormati)nya. Beliau selalu menghormati orang-orang berilmu dan berakhlak mulia. Dibandingkan dengan yang lain, beliau lebih bijaksana, sabar, adil, berani dan pengasih. Beliau selalu menghormati orang-orang tua, menyayangi anak-anak kecil dan membantu orang-orang yang terlantar. Sebisa mungkin, beliau tidak pernah makan sendirian. Ketika beliau meninggal dunia, beliau tidak meninggalkan sekeping Dinar dan Dirham pun. Keberanian beliau sangat terkenal sehingga Imam Ali as pernah berkata: “Ketika perang mulai memanas, kami berlindung kepada beliau.” Rasa memaafkan beliau sangat besar
Mukjizat Ilmiah
Dengan merujuk kepada buku-buku yang memuat sabda, pidato dan nasihat-nasihat beliau secara panjang lebar, mukjizat ilmiah beliau ini dapat dipahami dengan jelas. Mukjizat Amaliah Dapat diakui bahwa seluruh perilaku beliau dari sejak lahir hingga wafat adalah sebuah mukjizat. Dengan sedikit merenungkan kondisi dan karakteristik masyarakat Hijaz, khususnya masyarakat kala itu, kemukjizatan seluruh perilaku beliau akan jelas bagi kita. Beliau bak sebuah bunga yang tumbuh di ladang duri. Beliau tidak hanya tidak terpengaruh oleh karakteristik duri-duri itu, bahkan beliau berhasil merubahnya. Beliau tidak hanya terpengaruh oleh kondisi kehidupan masyarakat kala itu, bahkan beliau berhasil mempengaruhi gaya hidup mereka. Beliau pernah menulis enam surat dalam satu hari kepada para raja penguasa masa itu dan mengajak mereka untuk memeluk Islam, raja-raja yang menganggap diri mereka berada di puncak kekuatan dan meremehkan kaum Arab. Mukjizat Ma’nawiyah Mukjizat abadi beliau adalah al-Quran yang telah turun kepada beliau dalam kurun waktu dua puluh tiga tahun, dan dari sejak saat itu hingga sekarang selalu mendapatkan perhatian dan penelaahan dari berbagai segi oleh seluruh masyarakat dunia. Kitab ini berhasil membangkitkan rasa heran para ilmuan dan sepanjang masa masih memiliki kekokohan dan kedudukannya yang mulia. Kitab ini terselamatkan dari segala bentuk tahrif, pengurangan dan penambahan. Ratusan tafsir dan buku tentang hakikat arti dan kosa katanya telah ditulis. Allah telah menjamin keterjagaannya dalam firman-Nya: إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَ إِنَّا لَهُ لَحَافِظُوْنَ “Kami-lah yang telah menurunkan al-Quran ini dan Kami pulalah yang akan menjaganya.” Mukjizat Keturunan Salah satu mukjizat beliau yang lain adalah keturunan suci beliau yang terjaga dari dosa. Hanya kedudukan tinggi kenabianlah yang mampu menghaturkan putri-putri dan para imam ma’shum seperti ini kepada masyarakat. Seseorang yang sadar dengan memperhatikan ilmu, kehidupan, ucapan dan perilaku Ahlubait as akan mengakui bahwa setiap dari mereka, sebagaimana al-Quran, adalah dalil tersendiri atas kenabian Rasulullah saw. Seandainya tidak ada dalil lain untuk membuktikan kenabian Rasulullah saw kecuali keberadaan keturunan semacam itu, hal itu sudah mencukupi dan hujjah sudah sempurna. Pembahasan panjang-lebar tentang masalah ini tidak relevan untuk kesempatan pendek ini. Salah satu karekter rasulullah saw yang paling menonjol adalah kemenangan tidak menjaga kan dia bangga hal ini bisa kita lihat diperang badar dan pembebasan kita makkah(fathu makkah) dan kekalahan tidak membuat dia putus asa dapat kita lihat pristiwa perang uhud bahkan dengan cekatan is mempersiapkan pasukan baru untuk menghadapi hamru"ul asad dan pengingkari perjanjian yang dilakukan kaum yahudi bani quraizah ,dan kewaspadaan beliau,selalu mengedek kekuatan musuh dengan teliti dan mempersiapkan segalanya. Dia memperlakukan kaum dan pengikutnya dengan tujuan mempererat silaturrahmi dan selalu menamamkan rasa percaya diri dalam mereka is selalu mengasihi anak anak kecil dan mengayomi mereka.berbuat baik dengan fakir miskin dan terhadap hewan dia selalu menanamkan rasa kasih sayang dan melarang untuk menyakiti binatang Kedatangan rasul adalah sebuah rahmat bagi manusia semuanya is tidak pernah membedakan seseorang pun baik itu kulit putih atau kulit hitam dan dari suku bangsa mana,karma semua manusia itu makan dari rizki allah yang diberikan allah Rasul saw mengajak manusia untuk 1:meningkatkan harkat martabat manusia ia bersabda semua manusia berasil dari adam dan ia berasal dari tanah 2: mengajak damai sebelum perang 3: memaafkan sebelom membalas 4: mempermudah seseorang sebelom membalas perbuatan dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa peperangan yang dilaksanakan bertujuan untuk merealisasikan tujuan tujuan insani yang agung dan menuju kepada tatanan masyarakat yang berprikemanusian ia telah membuktikan bahwa dirinya adalah sebuah rahmat bagi manusia dan alam semesta peristiwa itu bisa dilihat dari pembebasan kota makkah dangan segala kemenangan yang telah digapai saat itu ia tetap berbuat baik dengan musuh dan enggan untuk membalas dendam padahal ia dapat melaksanakan ia pernah memaafkan mereka dengan sabda"pergilah kalian karma kalian sekarang sudah bebas pada waktu perang dzatur riqa dia berasil menangkap pemimpin gauts bin al harits yang berusaha beberapa kali membunuh beliau akan tetapi tetap dimaafkan rasul memperlakukan tawanan perang dengan baik ,ia telah membebaskan seorang tawanan perang dengan tangan dia sendiri disaat ia mendengar keluhan rasa sakit tangannya diikat. Beliau tidak pernah sombong dalam pergaulan selalu tersenyum berbuat baik sesame manusia selalu menyenguk orang sakit tidak pernah memotong pembicaraan lawan tidak pernah mengangap dirinya mulia dari teman yang diajak bicara detik-detik wafatnya nabi Muhammad SAW Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali pun segera mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu. Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad SAW Hingga Wafatnya - Kita sebagai ummat Islam yang beriman kepada Allah SWT, sudah menjadi keharusan untuk mengetahui sejarah nabi Muhammad Saw yang telah berjuang untuk Islam dan untuk ummatnya. Simak artikel mengenai kisah nabi muhammad dari lahir sampai wafat. 1. Nama dan Gelar Nabi Muhammad Saw Di dalam HR Bukhari dan Muslim disebutkan nama dan gelar Nabi Muhammad SAW, antara lain : - Ahmad - Al-Mahi - Al-Hasyir - Al-'Aqib - Muqaffi - Nabiyyuttaubah - Nabiyyurrahmah. Pengertian nama-nama nabi Muhammad Saw :
Nama-nama tersebut berdasarkan penuturan beliau sendiri. Dan kita
tahu bahwa setiap sabda beliau adalah berdasarkan wahyu. Jadi bisa
disimpulkan bahwa yang memberi nama/gelar tersebut adalah Allah Swt.
.
Kelahiran Nabi Muhammad Saw
Nabi Muhammad saw lahir di Makkah pada hari Senin tanggal 12
Rabi’ul Awwal tahun Gajah dalam keadaan yatim.
Penamaan tahun Gajah berkaitan dengan peristiwa pasukan Gajah
yang dipimpin oleh Abrahah, Gubernur Yaman yang ingin menghancurkan Ka’bah.
Namun sebelum sampai ke kota Makkah, mereka diserang oleh pasukan burung yang
membawa batu-batu kerikil panas (lihat QS Al-Fil: 1-5).
Kelahiran Nabi Muhammad Saw bertepatan dengan tanggal 20 April 571 Masehi. Masa Menyusui
Nabi Muhammad saw pertama kalinya disusui oleh ibunya Aminah dan
Tsuwaibatul Aslamiyah. Namun itu hanya beberapa hari. Selanjutnya beliau
disusui oleh Halimah As-Sa’diyah di perkampungan bani Sa’ad.
Nabi Muhammad saw tinggal bersama keluarga Halimah selama kurang
lebih empat tahun. Di akhir masa pengasuhan keluarga Halimah ini terjadi
pembedahan nabi Muhammad saw.
Pada usia yang ke-25 tahun, Muhammad saw menikah dengan Khadijah
binti Khuwailid, seorang janda kaya berusia 40 tahun. Pernikahan ini diawali
dengan lamaran Khadijah kepada Muhammad saw setelah melihat dan mendengar
kelebihan-kelebihan dan akhlaknya.
Isteri-isteri
Rasulullah Muhammad Saw
Selain Khadijah, isteri-isteri beliau adalah: Saudah binti
Zam’ah, Aisyah binti Abu Bakar, Hafshah binti Umar, Zainab binti Khuzaimah,
Ummu Salamah (Hindun binti Umayyah), Zainab binti Zahsy, Juwairiyah binti
Al-Harits, Ummu Habibah (Ramlah), Shafiyah binti Huyay, Maimunah binti
Al-Harits dan Maria Al-Qibtiyah.
Nabi Muhammad menikahi mereka semua setelah Khadijah meninggal
dunia. Dan mereka semua beliau nikahi dalam keadaan janda, kecuali Aisyah ra.
Jika dilihat dari faktor tiap pernikahan beliau, semuanya
mempunyai hubungan yang kuat dengan dakwah dan ajaran Islam yang dibawanya
Anak dan putri nabi Muhammad saw adalah: Qasim, Zainab, Ruqayyah,
Ummu Kultsum, Fathimah, Abdullah dan Ibrahim. Mereka semua lahir dari rahim
Khadijah kecuali Ibrahim dari Maria Al-Qibtiah. Anak-anak beliau yang
laki-laki semuanya meninggal sebelum usia dewasa.
Turunnya wahyu pertama QS. Al-A’la: 1-5 di gua Hira pada hari Senin di bulan Ramadan pada usia yang ke 40 menjadi awal kerasulan Muhammad saw. Wahyu pertama tersebut berisi: "1) Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan, 2) Yang menciptakan manusia dari segumpal darah, 3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia, 4) Yang mengajari (manusia) dengan pena, 5) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya." |
KHULAFAUR
RASYIDIN
|
NO
|
NAMA
|
FOTO
|
DEFINISI
|
|
1
|
Abu Bakar As-Sidiq
|
|
Abu Bakar As-Sidiq adalah
orang yang paling awal memeluk agama Islam (assabiqunal awwalun), sahabat
Rasullullah Saw., dan juga khalifah pertama yang dibaiat (ditunjuk) oleh umat
Islam. Beliau lahir bersamaan dengan tahun kelahiran Nabi Muhammad Saw. pada
572 Masehi di Mekah, berasal dari keturunan Bani Taim, suku Quraisy. Nama
aslinya adalah Abdullah ibni Abi Quhaafah.
Berdasarkan beberapa
sejarawan Islam, ia adalah seorang pedagang, hakim dengan kedudukan tinggi,
seorang yang terpelajar serta dipercayai sebagai orang yang bisa menafsirkan
mimpi. Berdasarkan keadaan saat itu dimana kepercayaan yang diajarkan Nabi
Muhammad SAW lebih banyak menarik minat anak-anak muda, orang miskin, kaum
marjinal dan para budak, sulit diterima bahwa Abu Bakar justru termasuk dalam
mereka yang memeluk Islam dalam periode awal dan juga berhasil mengajak
penduduk mekkah dan kaum Quraish lainnya mengikutinya (memeluk Islam).
Menjelang wafatnya
Rasullullah, Abu Bakar ditunjuk sebagai imam shalat menggantikannya. Hal ini
diindikasikan bahwa Abu Bakar kelak akan menggantikan posisi Nabi memimpin
umat. Setelah wafatnya Rasullullah, maka melalui musyawarah antara kaum
Muhajirin dan Anshar memilih Abu Bakar sebagai khalifah pertama, memulai era
Khulafaur Rasyidin. Meski ditentang oleh sebagian muslim Syiah karena menurut
mereka Nabi pernah memilih Ali bin Abi Thalib sebagai penggantinya, namun Ali
bin Abi Thalib menyatakan setia dan mendukung Abu Bakar sebagai khalifah.
|
|
2
|
Umar bin Khattab
|
|
Umar bin Khtttab adalah
salah seorang sahabat nabi dan khalifah kedua setelah wafatnya Abu Bakar
As-Sidiq. Jasa dan pengaruhnya terhadap penyebaran Islam sangat besar hingga
Michael H. Heart menempatkannya sebagai orang paling berpengaruh nomor 51
sedunia sepanjang masa.
Beliau lahir di Mekah dari
Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy dengan nama lengkap Umar bin Khattab
bin Nafiel bin abdul Uzza. Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah,
ia bisa membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu yang jarang.
Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat dimana ia menjadi juara gulat di
Mekkah.
Umar tumbuh menjadi pemuda
yang disegani dan ditakuti pada masa itu. Wataknya yang keras membuatnya
mendapat julukan “Singa Padang Pasir”. Ia juga amat keras dalam membela agama
tradisional bangsa Arab yang menyembah berhala serta menjaga adat-istiadat
mereka. Bahkan putrinya dikubur hidup-hidup demi menjaga kehormatan Umar.
Sebagai seorang petinggi
militer dan ahli siasat yang baik, Umar sering mengikuti berbagai peperangan
yang dihadapi umat Islam bersama Rasullullah Saw. Ia ikut terlibat pada perang
Badar, Uhud, Khaybar serta penyerangan ke Syria.
Pada masa Abu Bakar
menjabat sebagai khalifah, Umar merupakan salah satu penasehat kepalanya.
Kemudian setelah meninggalnya Abu Bakar pada tahun 634, atas wasiat Abu Bakar
Umar ditunjuk menggantikannya dan disetujui oleh seluruh perwakilan muslim
saat itu.
Umar dikenal dari gaya
hidupnya yang sederhana, alih-alih mengadopsi gaya hidup dan penampilan para
penguasa di jaman itu, ia tetap hidup sebagaimana saat para pemeluk Islam
masih miskin dan dianiaya. Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun keempat
kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam
hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah.
Umar syahid setelah ditikam
oleh Abu Lukluk, seorang budak asal Persia yang dendam atas kekalahan Persia
terhadap Islam pada suatu subuh saat Umar sedang mengerjakan shalat. Umar
meninggal pada 25 Dzulhijjah 23 H dan selanjutnya digantikan oleh Utsman bin
Affan.
|
|
3
|
Utsman bin Affan
|
|
Utsman bin
Affan adalah sahabat nabi dan juga khalifah ketiga dalam Khulafaur Rasyidin.
Beliau dikenal sebagai pedagang kaya raya dan ekonom yang handal namun sangat
dermawan. Banyak bantuan ekonomi yang diberikannya kepada umat Islam di awal
dakwah Islam. Ia mendapat julukan Dzunnurain yang berarti yang memiliki dua
cahaya. Julukan ini didapat karena Utsman telah menikahi puteri kedua dan
ketiga dari Rasullah Saw yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum.
Usman bin
Affan lahir pada 574 Masehi dari golongan Bani Umayyah. Nama ibu beliau
adalah Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Beliau masuk Islam atas ajakan Abu Bakar
dan termasuk golongan Assabiqunal Awwalun (golongan yang pertama-tama masuk
Islam). Rasulullah Saw sendiri menggambarkan Utsman bin Affan sebagai pribadi
yang paling jujur dan rendah hati diantara kaum muslimin. Diriwayatkan oleh
Imam Muslim bahwa Aisyah bertanya kepada Rasulullah Saw, ‘Abu Bakar masuk
tapi engkau biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus, lalu Umar masuk
engkau pun biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus. Akan tetapi ketika
Utsman masuk engkau terus duduk dan membetulkan pakaian, mengapa?’
Rasullullah menjawab, “Apakah aku tidak malu terhadap orang yang malaikat
saja malu kepadanya?”
Setelah
wafatnya Umar bin Khatab sebagai khalifah kedua, diadakanlah musyawarah untuk
memilik khalifah selanjutnya. Ada enam orang kandidat khalifah yang diusulkan
yaitu Ali bin Abi Thalib, Utsman bin Affan, Abdurahman bin Auf, Sa’ad bin Abi
Waqas, Zubair bin Awwam dan Thalhah bin Ubaidillah. Selanjutnya Abdurrahman
bin Auff, Sa’ad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam, dan Thalhah bin Ubaidillah
mengundurkan diri hingga hanya Utsman dan Ali yang tertinggal. Suara
masyarakat pada saat itu cenderung memilih Utsman menjadi khalifah ketiga.
Maka diangkatlah Utsman yang berumur 70 tahun menjadi khalifah ketiga dan
yang tertua, serta yang pertama dipilih dari beberapa calon. Peristiwa ini
terjadi pada bulan Muharram 24 H. Utsman menjadi khalifah di saat pemerintah
Islam telah betul-betul mapan dan terstruktur.
Beliau
adalah khalifah kali pertama yang melakukan perluasan masjid al-Haram
(Mekkah) dan masjid Nabawi (Madinah) karena semakin ramai umat Islam yang
menjalankan rukun Islam kelima (haji). Beliau mencetuskan ide polisi keamanan
bagi rakyatnya; membuat bangunan khusus untuk mahkamah dan mengadili perkara
yang sebelumnya dilakukan di masjid; membangun pertanian, menaklukan Syiria,
Afrika Utara, Persia, Khurasan, Palestina, Siprus, Rodhes, dan juga membentuk
angkatan laut yang kuat. Jasanya yang paling besar adalah saat mengeluarkan
kebijakan untuk mengumpulkan Al-Quran dalam satu mushaf.
Selama
masa jabatannya, Utsman banyak mengganti gubernur wilayah yang tidak cocok
atau kurang cakap dan menggantikaannya dengan orang-orang yang lebih
kredibel. Namun hal ini banyak membuat sakit hati pejabat yang diturunkan
sehingga mereka bersekongkol untuk membunuh khalifah. Khalifah Utsman
kemudian dikepung oleh pemberontak selama 40 hari dimulai dari bulan Ramadhan
hingga Dzulhijah. Meski Utsman mempunyai kekuatan untuk menyingkirkan
pemberontak, namun ia berprinsip untuk tidak menumpahkan darah umat Islam.
Utsman akhirnya wafat sebagai syahid pada hari Jumat tanggal 17 Dzulhijah 35
H ketika para pemberontak berhasil memasuki rumahnya dan membunuh Utsman saat
sedang membaca Al-Quran. Persis seperti apa yang disampaikan Rasullullah Saw
perihal kematian Utsman yang syahid nantinya. Beliau dimakamkan di kuburan
Baqi di Madinah.
|
|
4
|
Ali bin Abi Thalib
|
|
Ali bin
Abi Thalib adalah orang yang paling awal memeluk agama Islam (assabiqunal
awwalun), sepupu Rasullullah Saw., dan juga khalifah terakhir dalam
kekhalifahan Kulafaur Rasyidin menurut pandangan Sunni. Namun bagi Islam
Syiah, Ali adalah khalifah pertama dan juga imam pertama dari 12 imam Syiah.
Ali
dilahirkan di Mekkah, daerah Hejaz, Jazirah Arab, pada tanggal 13 Rajab.
Menurut sejarawan, Ali dilahirkan 10 tahun sebelum dimulainya kenabian
Muhammad, sekitar tahun 600 Masehi. Beliau bernama asli Haydar bin Abu
Thalib. Namun Rasullullah Saw. tidak menyukainya dan memanggilnya Ali yang
berarti memiliki derajat yang tinggi di sisi Allah.
Ketika
Rasullullah Saw. mulai menyebarkan Islam, Ali saat itu berusia 10 tahun.
Namun ia mempercayai Rasullullah Saw. dan menjadi orang yang pertama masuk
Islam dari golongan anak-anak. Masa remajanya banyak dihabiskan untuk belajar
bersama Rasullullah sehingga Ali tumbuh menjadi pemuda cerdas, berani, dan
bijak. Jika Rasullullah Saw. adalah gudang ilmu, maka Ali ibarat kunci untuk
membuka gudang tersebut.
Ali tidak
hanya tumbuh menjadi pemuda cerdas, namun juga berani dalam medan perang.
Bersama Dzulfikar, pedangnya, Ali banyak berjasa membawa kemenangan di
berbagai medan perang seperti Perang Badar, Perang Khandaq, dan Perang
Khaibar.
Setelah
wafatnya Rasullullah, timbul perselisihan perihal siapa yang akan diangkat
menjadi khalifah. Kaum Syiah percaya Nabi Muhammad telah mempersiapkan Ali
sebagai khalifah. Tetapi Ali dianggap terlalu muda untuk menjabat sebagai
khalifah. Pada akhirnya Abu Bakar yang diangkat menjadi khalifah pertama.
Setelah
terbunuhnya Utsman bin Affan, keadaan politik Islam menjadi kacau. Atas dasar
tersebut, Zubair bin Awwam dan Talhah bin Ubaidillah mendesak agar Ali segera
menjadi khalifah. Ali kemudian dibaiat beramai-ramai, menjadikannya khalifah
pertama yang dibaiat secara luas. Namun kegentingan politik membuat Ali harus
memikul tugas yang berat untuk menyelesaikannya.
Perang
saudara pertama dalam Islam, Perang Siffin pecah diikuti dengan merebaknya
fitnah seputar kematian Utsman bin Affan membuat posisi Ali sebagai khalifah
menjadi sulit. Beliau meninggal di usia 63 tahun karena pembunuhan oleh
Abdrrahman bin Muljam, seseorang yang berasal dari golongan Khawarij
(pembangkang) saat mengimami shalat subuh di masjid Kufah, pada tanggal 19
Ramadhan, dan Ali menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 Ramadhan
tahun 40 Hijriyah. Ali dikuburkan secara rahasia di Najaf, bahkan ada
beberapa riwayat yang menyatakan bahwa ia dikubur di tempat lain.
Selanjutnya
kursi kekhalifahan dipegang secara turun temurun oleh keluarga Bani Umayyah
dengan khalifah pertama Muawiyah. Dengan demikian berakhirlah kekhalifahan
Kulafaur Rasyidin. Ali tidak hanya tumbuh menjadi pemuda cerdas, namun juga
berani dalam medan perang. Bersama Dzulfikar, pedangnya, Ali banyak berjasa
membawa kemenangan di berbagai medan perang seperti Perang Badar, Perang
Khandaq, dan Perang Khaibar.
Setelah
wafatnya Rasullullah, timbul perselisihan perihal siapa yang akan diangkat
menjadi khalifah. Kaum Syiah percaya Nabi Muhammad telah mempersiapkan Ali
sebagai khalifah. Tetapi Ali dianggap terlalu muda untuk menjabat sebagai
khalifah. Pada akhirnya Abu Bakar yang diangkat menjadi khalifah pertama.
Setelah
terbunuhnya Utsman bin Affan, keadaan politik Islam menjadi kacau. Atas dasar
tersebut, Zubair bin Awwam dan Talhah bin Ubaidillah mendesak agar Ali segera
menjadi khalifah. Ali kemudian dibaiat beramai-ramai, menjadikannya khalifah
pertama yang dibaiat secara luas. Namun kegentingan politik membuat Ali harus
memikul tugas yang berat untuk menyelesaikannya.
Perang
saudara pertama dalam Islam, Perang Siffin pecah diikuti dengan merebaknya
fitnah seputar kematian Utsman bin Affan membuat posisi Ali sebagai khalifah
menjadi sulit. Beliau meninggal di usia 63 tahun karena pembunuhan oleh
Abdrrahman bin Muljam, seseorang yang berasal dari golongan Khawarij
(pembangkang) saat mengimami shalat subuh di masjid Kufah, pada tanggal 19
Ramadhan, dan Ali menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 Ramadhan
tahun 40 Hijriyah. Ali dikuburkan secara rahasia di Najaf, bahkan ada
beberapa riwayat yang menyatakan bahwa ia dikubur di tempat lain.
Selanjutnya
kursi kekhalifahan dipegang secara turun temurun oleh keluarga Bani Umayyah
dengan khalifah pertama Muawiyah. Dengan demikian berakhirlah kekhalifahan
Kulafaur Rasyidin.
|

SILSILAH KETURUNAN NABI
|
NO
|
NAMA
|
FOTO
|
DEFINISI
|
|
1.
|
Nabi Ibrahim AS
|
|
Nabi Ibrahim adalah putera Aaazar {Tarih} bin Tahur bin Saruj bin
Rau' bin Falij bin Aaabir bin Syalih bin Arfakhsyad bin Saam bin Nuh A.S.Ia
dilahirkan di sebuah tempat bernama "Faddam A'ram" dalam kerajaan
"Babylon" yang pd waktu itu diperintah oleh seorang raja bernama
"Namrud bin Kan'aan." Di tengah-tengah masyarakat yang sedemikian
buruknya lahir dan dibesarkanlah Nabi Ibrahim dari seorang ayah yang bekerja
sebagai pemahat dan pedagang patung. Ia sebagai calun Rasul dan pesuruh Allah
yang akan membawa pelita kebenaran kepada kaumnya,jauh-jauh telah diilhami
akal sihat dan fikiran tajam serta kesedaran bahwa apa yang telah diperbuat
oleh kaumnya termasuk ayahnya sendiri adalah perbuat yang sesat yang
menandakan kebodohan dan kecetekan fikiran dan bahwa persembahan kaumnya
kepada patung-patung itu adalah perbuatan mungkar yang harus dibanteras dan
diperangi agar mrk kembali kepada persembahan yang benar ialah persembahan
kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan pencipta alam semesta ini.
Semasa remajanya Nabi Ibrahim sering disuruh ayahnya keliling kota menjajakan patung-patung buatannya namun karena iman dan tauhid yang telah diilhamkan oleh Tuhan kepadanya ia tidak bersemangat untuk menjajakan brg-brg itu bahkan secara mengejek ia menawarkan patung-patung ayahnya kepada calun pembeli dengan kata-kata: " Siapakah yang akan membeli patung-patung yang tidak berguna ini?
Nabi Ibrahim AS mempunyai mukjizat yang
diberikan Allah swt kepadanya yaitu, saat Nabi Ibrahim didatangkan dan dari atas sebuah
gedung yang tinggi dilemparkanlah ia kedalam tumpukan kayu yang menyala-nyala
itu dan terjadi adalah tubuh nabi Ibrahim tidak ada yang hangus atau
terbakar, sementara api yang dinyalakan itu sangatlah besar dan tatkala nabi
Ibrahim selamat dari api yang membakarnya itu. Mukjizat yang diberikan oleh
Allah s.w.t. kepada Nabi Ibrahim sebagai bukti nyata akan kebenaran
dakwahnya, telah menimbulkan kegoncangan dalam kepercayaan sebahagian
penduduk terhadap persembahan dan patung-patung mereka dan membuka mata hati
banyak ddari pada mereka untuk memikirkan kembali ajakan Nabi Ibrahim dan
dakwahnya, bahkan tidak kurang drp mrk yang ingin menyatakan imannya kepada
Nabi Ibrahim, namun khuatir akan mendapat kesukaran dalam penghidupannya
akibat kemarahan dan balas dendam para pemuka dan para pembesarnya yang
mungkin akan menjadi hilang akal bila merasakan bahwa pengaruhnya telah
bealih ke pihak Nabi Ibrahim
|
|
2
|
Nabi ismail AS
|
|
Nabi
Ismail a.s. adalah anak
Nabi Ibrahim a.s. dan ibunya Siti Hajar. Siti Hajar adalah budak yang
diberikan oleh Raja Mesir kepada Nabi Ibrahim a.s. Dari semenjak kecil
hingga dewasa Siti Hajar dipelihara oleh Nabi Ibrahim a.s. sehingga
diperistrikannya.
Sedangkan
istri pertama yaitu Siti Sarah dari semenjak muda belum bisa memberikan anak
dan baru mendapatkan anak ketika usianya sudah lanjut, yang mana anak
tersebut diberi nama Ishaq. Sebagaimana wanita lainnya, Siti Sarah rupanya
merasa kurang senang kalau Siti Hajar sudah mendapatkan anak terlebih dahulu
dari pada dirinya.
Suatu ketika
Nabi Ibrahim a.s. bermimpi menyembelih anaknya yaitu Nabi Ismail a.s. Lalu
dikatakannya hal itu kepada Ismail, anaknya yang sudah besar itu pun menjawab
"Hai bapakku, kerjakanlah sebagaimana diperintahkan Allah yaitu
menyembelihku, mudah-mudahan bapak akan menyaksikanku berhati sabar".
Maka Nabi Ibrahim a.s. pun membaringkan Ismail ketanah dengan maksud akan
disembelihnya. Pada saat itulah Allah s.w.t. menebusinya dengan seekor
biri-biri (kibas) yang besar. Dikarenakan sabar dan takwanya, maka
Ismail pun diangkat menjadi Rasul Allah.
Nabi Ismail
a.s. dikaruniai oleh Allah s.w.t. yaitu anak berjumlah dua belas orang dan
mereka menjadi pemimpin-pemimpin atas kaumnya yang dinamakan Arab
Musta'ribah.
Nabi Ismail
a.s. yang disukai Allah s.w.t. diutus ke negri Yaman dan Amliq untuk menyeru
manusia supaya bertaqwa kepada Allah s.w.t. bersembahyang dan membayar zakat.
Dan menurut salah satu riwayat, Nabi Ismail a.s. meninggal pada usia 137
tahun di Palestina. Namun menurut riwayat yang lain, Nabi Ismail a.s.
meninggal dunia di Mekkah.
|
|
3
|
Adnan
|
|
Adnan adalah
kakek kedua puluh dua dalam silsilah keturunan Nabi saw. Diriwayatkan bahwa
jika beliau menyebutkan nasabnya dan sampai kepada Adnan, maka beliau
berhenti dan bersabda, “Para ahli silsilah nasab banyak yang berdusta.” Lalu
beliau tidak melanjutkannya.
Jadi Adnan
mempunyai peranan penting dalam nasab terakhir Rasullah saw. Segolongan ulama
memperbolehkan mengangkat nasab lagi dari Adnan ke atas, dengan berlandaskan
kepada hadits yang memang mengisyaratkan hal itu. Menurut mereka, antara
Adnan sampai Ibrahim as ada empat puluh keturunan, yang didasarkan kepada
penelitian yang cukup mendetail. Makanya dalam nasab juga kita harus berhati
hati, jangan asal ngambil saja..
|
|
4
|
Ma’ad
|
|
Ma'ad adalah anak Adnan, ayah dari sekelompok orang Ismael Arab
yang dihuni Barat dan Northern Saudi. Adnan diyakini oleh silsilah Arab
menjadi ayah dari banyak suku Ismael sepanjang pantai Barat Arabia, Northern
Saudi dan Irak.
Seperti dilaporkan, Ma'ad pertama kali lahir dari Adnan.
Dari puisi yang ditulis oleh penyair pra-Islam, dan dari laporan
mereka, dapat disimpulkan bahwa Ma'ad lebih dihormati dan lebih penting
daripada ayahnya Adnan, dibuktikan dengan beberapa kali ketika ia disebutkan
dalam puisi pra-Islam, dan bagaimana ia digambarkan dan dihormati oleh suku
keturunannya ketika membual terhadap suku-suku lain, beberapa penyair lain
bahkan dianggap sebagai "aib" tidak menjadi keturunan Adnan dan
Ma'ad.
Ketika Babel Raja Nebukadnezar II menyerang Kedar Arab pada masa
Adnan, Ma'ad diusir oleh ayahnya, dan setelah kekalahan Kedar dan kematian
kedua Adnan dan Nebukadnezar II, banyak orang dari Adnan yang tidak dipaksa
untuk tinggal di Mesopotamia telah lenyaplah ke Yaman, tapi Ma'ad, sebagai
penerus ayahnya, memerintahkan mereka untuk kembali ke Hijaz dan Arab Utara.
Kekalahan dan perpindahan orang-orang dari Ma'ad tampaknya
dilihat oleh Pra-Islam Arab sebagai peristiwa bencana, sehingga digunakan
sebagai ukuran pepatah dalam menggambarkan horribleness dari kekalahan mereka
nanti.
Ma'ad, tidak seperti ayahnya, disebutkan berkali-kali oleh
penyair Arab Pra-Islam di seluruh Jazirah Arab, termasuk Ghassanid dan
penyair Kristen, bahkan di Seven Mu'allaqat terkenal.
Ma'ad dihormati oleh Pra-Islam Arab, mereka percaya bahwa semua
kemuliaan sepanjang sejarah seluruh Arab dianggap apa-apa jika dibandingkan
dengan kemuliaan Ma'ad
|
|
5
|
Nizar
|
|
Nizar (Ismail), nenek moyang Muhammad,
|
|
6
|
Abdullah bin Abdul Muttalib
|
|
Abdullah
bin Abdul Muttalib (b. Arab: عبد الله بن عبد المطلب 'AbduLlāh (i)bn 'Abd al-Muṭṭalib)
merupakan bapa kepada junjungan besar Nabi Muhammad s.a.w. Nama penuhnya ialah Abdullah bin
Abdul Muttalib bin Hasyim bin 'Abd Manaf bin Qusay bin Kilab. Abdullah
merupakan anak yang paling disayangi oleh bapanya, Abdul Muttalib.
Ketika berusia 18 tahun, bapanya telah
mengahwinkannya dengan Aminah
binti Wahb. Hasil
perkongsian hidup tersebut, lahirlah Rasulullah S.A.W. Abdullah meninggal
dunia ketika kandungan Aminah berusia dua bulan.
|
|
7
|
Abdul Muttalib |
|
'Abdul Muttalib atau 'Abd al-Muttalib adalah datuk kepada Nabi
Muhammad s.a.w. dan Saidina Ali bin
Abi Talib. Bapanya
adalah Hasyim bin
Abd Manaf.
|
|
8
|
Abdul Manaf bin Qusai |
|
Abdul
Manaf ialah pengasas kepada Bani 'Abd
al-Manâf.
Ayahdanya ialah Qusai bin Kilab. Nama asal Abdul Manaf ialah Mughirah juga bergelar Qamar al-Bathha (bulan Bathha). Menurut riwayat,
beliau merupakan seorang yang sangat soleh, suka mengajak orang kepada
kebajikan, bijak, peramah dan memelihara hubungan yang sangat baik dengan
kaum kerabatnya. Nama Abdul Manaf sendiri sebenarnya bererti hamba kepada al-Manaf, iaitu salah satu dari dewa-dewa yang
menjadi sembahan masyarakat Arab jahilliyah kuno sebelum kedatangan Islam.
Walaupun sangat terhormat di
kalangan masyarakatnya, beliau tidak pernah melebih-lebihkan kekandanya Abd al-Dâr dalam urusan jawatan yang
berhubungan denganKaabah
|
|
9
|
Qusai bin Kilab
|
|
Qusai bin
Kilab (lahir 400–480) atau juga dikenali dengan nama Fahr bin Kilab adalah leluhur dari suku Quraisy, salah seorang keturunannya kemudian
menjadi Nabi terbesar dalam Islam, iaitu Nabi Muhammad
|
|
10
|
Kilab ibn Murrah |
|
Kilab bin Murrah (bahasa Arab: كلاب بن
مرة) (lahir 373 M) adalah ayah kakek besar-besar-besar-besar dan
ibu kakek besar-besar-besar Islam Nabi Muhammad. Kilab bin Murrah juga
dikenal di Makkah waktu itu sebagai ABU ZAHRA Hakeem KILAAB Muhammad. [1]
Dia adalah anak dari Murrah bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghalib bin
Fihr bin Malik oleh istri pertamanya Hind binti Surayr bin Thalabah bin
Harits bin Fihr bin Malik. Kedua orang tuanya adalah keturunan Ibrahim
(Abraham) melalui anaknya Ismail (Ismail), dan menelusuri garis keturunan
mereka kembali ke Fihr nenek moyang Bani Quraisy.
Dia memiliki dua saudara tiri Taym bin Murrah dan Yaqazah bin
Murrah melalui istri kedua ayahnya Asma binti Adiy (Hind binti Haritsah
al-Bariqiyyah) dari Asad. [2]
Ia menikah dengan Fatimah binti Sa'ad bin Sayl, yang memberinya
dua anak. Putranya sulung Zuhrah bin Kilab adalah nenek moyang dari klan Bani
Zuhrah, dan putranya yang lebih muda Qushay bin Kilab menjadi kustodian
Quraish pertama dari Kabah. Setelah kematiannya istrinya menikah Rabi'ah bin
Haram dari suku Bani Azra.
|
|
11
|
Murrah bin ka’ab
|
|
Murrah bin Ka'b (bahasa Arab: مرة بن كعب)
ibn Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik adalah seorang pria dari suku Quraish,
seharusnya hidup di abad ke-4 [1] Dia adalah keenam-in-line dari kakek
Muhammad. . Dia adalah nenek moyang dari Muhammad keempat kakek-nenek. Ia
juga merupakan nenek moyang dari enam dari Muhammad delapan kakek-nenek
buyut.
|
|
12
|
Luay bin Ghalib
|
|
Lu'ay adalah nenek moyang Muhammad
Tradisi menyatakan bahwa Muhammad adalah anak 'Abdullah, b.
'Abdu'I Muthalib (yang bernama Shayba), b. Hashim (yang namanya 'Amr), b. Abd
Manaf (yang bernama al-Mughira), b. Qusay (yang bernama Zayd), b. Kilab, b.
Murrah, b. Ka'b, b. Lu'ayy, b. Ghalib, b. Fihr, b. Malik, b. al-Nadr, b.
Kinana, b. Khuzayma, b. Mudrika (yang namanya 'Amir), b. Ilyas, b. Mudar, b.
Nizar, b. Ma'add, b. Adnan, b. UDD (atau Udad), .... b. Ya'rub, b. Yashjub,
b. Qedar, b. Ismail, b. Ibrahim, sahabat Pengasih
|
|
13
|
FIRH
|
|
Imam Fihr (Quraish) Imam Malik
Disebut Juga Sebagai: "غالب
Abu-Ghalib Fihr (Quraish) bin Malik bin an-Nadr ibn Kinanah"
Tanggal lahir: 260
Tempat lahir: Mekkah, Arab Saudi
Kematian: Meninggal di Mekkah, Arab Saudi
Tempat Pemakaman: Mekkah, Arab Saudi
Keluarga Segera:
Anak Imam Malik bin Imam an-Nazar dan Jandala Binte al-Haarith
ul-Jarhami
Suami dari Laila (Salma) Binte al-Haarith
Ayah dari Imam Ghaalib bin Imam Fihr (Quraisy); Muhaarib
(Muhaarab) bin Imam Fihr; al-Haarith bin Imam Fihr (Quraisy); As'ad (Azib)
bin Imam Fihr (Quraish) dan Jandalah Binte Imam Fihr (Quraisy)
Saudara al-Haarith bin Imam Malik
Fihr dihitung di antara nenek moyang langsung dari Muhammad [1]:.
3 Dalam silsilah Muhammad dari Adnan, Fihr mendahului Muhammad oleh sebelas
generasi [1]:. 3
Fihr membela Mekah melawan Himyarite Raja Yaman yang ingin
mentransfer Ka'bah ke Yaman [1]:. 41 A keterlibatan tajam diikuti di mana
Himyar dikalahkan, dan Raja mereka Hassan ditawan oleh Fihr selama dua tahun
sampai ia membayar tebusannya [. 1]
|
|
14
|
Malik
|
|
Dia adalah nenek moyang dari semua
sepuluh dijanjikan surga.
|
|
15
|
Nadhar
|
|
An-Nadhar bin Syamil (lahir di Marwa pada tahun 122H wafat pada bulan Dzulhijjah 203 H) adalah seorang qadi, ulama dalam bidang bahasa Arab dan fikih serta perawi hadis. Ia tinggal di Basra kemudian pindah ke Khurasan dan sempat tinggal di Naisabur. Ia belajar dari Al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi dalam waktu yang lama, serta tinggal di perkampungan Arab
Badui dalam waktu yang lama pula untuk belajar dari penutur-penutur bahasa
Arab yang masih fasih seperti Abi Khairah al-A'rabi dan Abi ad-Daqisy.
|
|
16
|
Nabi Muhammad SAW
|
|
Muhammad bin Abdullah (Arab/Jawi: محمد بن عبد الله; disebut [mʊħɑmmæd] (
Dilahirkan di Makkah, Semenanjung Arab,[8][9] baginda adalah anak yatim piatu
sejak kecil lagi dimana baginda dijaga oleh datuknya,Abdul Muttalib bin Hasyim dan seterusnya
bapa saudara baginda, Abu Talib bin Abdul Muttalib. Baginda juga pernah
bekerja sebagai pengembala kambing dan saudagar serta perkahwinan pertamanya
adalah ketika berusia 25 tahun dimana baginda telahbernikah dengan Khadijah
binti Khuwailid (40 tahun). Ketika Muhammad berumur 40 tahun,
baginda telah menerima wahyu yang pertama daripada Tuhan
melalui malaikat Jibril ketika sedang
berada di Gua Hira. Tiga tahun setelah
kejadian itu, baginda mula berdakwah secara terbuka kepada penduduk Makkah
dengan mengatakan "Tuhan itu Esa" dan hendaklah menyerahkan diri
sepenuhnya kepada Allah (secara
harfiahnya membawa maksud Islam) dan ia adalah satu cara hidup (الدين ad-Din) yang diterima Allah sahaja.
Muhammad menerima beberapa orang pengikut
pada awalnya yang terdiri daripada pelbagai golongan. Ajaran yang dibawa oleh
baginda mendapat tentangan yang hebat dalam kalangan penduduk Makkah malahan
mereka dilayan dengan teruk dan zalim. Oleh itu, Muhammad telah menghantar beberapa orang pengikutnya ke Habsyah pada 614 M sebelum baginda dan
pengikutnya lain di Makkah berhijrah ke Madinah (dahulu dikenali sebagai Yathrib)
pada tahun 622 M. Peristiwa penghijrahan Muhammad itu menandakan permulaan
bagi kalendar Islam atau takwim
Hijrah. Di Madinah, Muhammad telah menyatukan semua suku kaum dibawah Piagam Madinah. Setelah bersengketa dengan penduduk
Makkah selama 8 tahun, baginda membawa 10,000 pengikutnya ke Makkah
serta membukanya. Muhammad dan para
pengikutnya telah memusnahkan patung berhala yang terdapat di Makkah.[10]Pada tahun 632 M, beberapa bulan selepas
peristiwa Haji Wida atau Haji Perpisahan, Muhammad telah jatuh sakit lalu
wafat. Ketika kematiannya, hampir seluruh Semenanjung Arab berada di bawah
naungan Islam dan bersatu dengan tatanegara Islam.[11][12]
|




























Tidak ada komentar:
Posting Komentar