Jumat, 19 Desember 2014

ANALISIS KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG DAN TANTANGAN DARI KE_6 POSTINGAN GAMBAR

ANALISIS KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG DAN TANTANGAN DARI KE_6 POSTINGAN GAMBAR
DAUR HIDUP 24 JAM, KEKERABATAN, MUSIM-MUSIM YANG ADA DI GORONTALO, PETA IAIN GORONTALO, TRANSEK DARI KOS KE KAMPUS DAN TRANSEK KAMPUNG DENGAN SENTRAL MESJID
Nama :Aswad Yusup
Kelas  : PAIB
 
Ü  KEKUATAN (+)
1.)  Kampus islam yang ada di gorontalo.
2.)  Kegiatan kultum sebelum sholat.
3.)  Asrama putri yang sangat membantu bagi mahasiswi yang ada di kampus IAIN.
4.)  Mengutamakan pendidikan.
5.) Sholat 5 waktu yang semakin meningkat.
6.)  Membaca al-qur’an pada malam hari.
7.)  Keluarga yang rukun.
8.)  Banyak buah pada musim hujan.
9.) Adanya perhatian dari pemilik kos.
10.) Kebudayaan gotong royong yang masi ada di desa.
11.) Sekolah yang komplit.
12.) Jama’ah masjid yang banyak.
13.) Sumber daya alam yang masi asli.
Ü  KELEMAHAN (-)
1.)  Pemuda ribut dan mabuk-mabukan.
2.)  Adanya pergaulan bebas dikalangan pemuda.
3.)  Halaman kampus kotor.
4.)  Kurangnya fasilitas olahraga.
5.)  Lapangan olahraga yang kotor.
6.)  WC Kampus yang sangat jorok.
7.)  Mahasiswa sering melakukan demo.     
8.)  Sholat masi sering kali di tinggalkan.
9.)  Kehidupan yang masi labil.
10.) Kurangnya silaturahim antar sanak     family.
11.) Masyarakat takut pada waktu musim hujan.
12.) Kampus agamis tapi masi banyak kekurangan.
13.) Masi banyak pengangguran di kampong.
Ü  PELUANG (+)
1.)  Kampus IAIN Gorontalo.
2.)  Musolah kampus.
3.)  Lapangan futsal.
4.)  Ada tempat foto copy sekitar kampus.
5.)  Terdengar adzan sholat 5 waktu.
6.)  Gedung-gedung baru kampus.
7.)  Lapangan pekerjaan.
8.)  Fasilitas kampus yang baik.
9.)  Anggota keluarga yang banyak.
10.) Pendapatan pedagang buah meningkat pada musim buah-buahan.
11.) Adanya musim hujan.
12.) Adanya tempat fitness.
13.) Sekolah yang lengkap mulai dari PAUD sampai SMA/ALIA.


KEBIJAKAN DAN TINDAKAN
1. Kampus IAIN adalah kampus islam yang ada di gorontalo.
2. Musolah kampus ada kegiatan kultum sebelum sholat dzuhur.
3. Banyak lapangan pekerjaan bagi yang mengutamakan pendidikan.
4. Kampus IAIN gorontalo menyediakan asrama putri yang sangat membantu bagi mahasiswi yang ada di kampus IAIN.
5. Adzan sholat 5 waktu lebih meningkat jamaahnya di musolah kampus.
6. Anggota keluarga yang banyak menjadikan keluarga saya semakin rukun.
7. Pendapatan pedagang buah semakin meningkat pada musim hujan yang banyak buah-buahan.
8. Adanya musim hujan dapat menimbulkan sifat bantu membantu dari masyarakat atau bias disebut gotong royong.
9. Sekolah didesa lengkap mulai dari PAUD sampai SMA/ALIA menyebabkan sekolah didesaku komplit masalah pendidikan.
KEBIJAKAN DAN TINDAKAN
1. Kampus IAIN gorontalo memiliki halaman yang kotor sehingga kampus kelihatan tidak mencerminkan kampus islam yang sebenarnya.
2. Musolah kampus tidak dapat membuat mahasiswa IAIN menjadi mahasiswa yang baik buktinya adanya pergaulan bebas dikalangan pemuda.
3. Tempat foto copy disekitar kampus banyak terdapat pemuda yang sering rebut dan mabuk-mabukan.
4. Lapangan futsal yang ada di kampus masi belum lengkap fasilitasnya.
5. Fasilitas kampus yang baik tidak dibarengi dengan kebersihan WC yang yang baik.
6. Kampus IAIN gorontalo sering kali mahasiswa melakukan demo karena tidak puas dengan apa yang diberikan pihak kampus kepada mereka.
7. Anggota keluarga yang bayak menyebabkan kurangnya silaturahim antar sanak family.
8. Sekolah yang lengkap didesa dibarengi pula dengan angka pengangguran yang tinggi.
Ü  TANTANGAN (-)
1.)  Jarangnya sholat 5 waktu.
2.)  Sholat berjamaah.
3.)  Kebersihan kampus.
4.)  Kebersihan WC kampus yang kurang baik.
5.)  Berpakaian yang tidak sesuai.
6.)  Minimnya pendidikan.
7.)  Kuliah sambil kerja.
8.)  Waktu istrahat yang berlebihan.
9.)  Tempat yang masi jauh antar keluarga. satu dengan keluarga yang lainnya.
10.) Banjir pada musim hujan.
11.) Musim kemarau yang berkepanjangan.
12.) Banyak kemaksiatan.
13.) Kos yang tidak bebas.
14.) Masyarakat yang masi awam tentang pengetahuan.
KEBIJAKAN DAN TINDAKAN
1. Kampus islam di gorontalo sering sekali sholat berjamaah.
2. Jarangnya sholat 5 waktu karena musolah kampus sering melakukan kegiatan kultum sebelum sholat.
3. Di asrama kampus tidak dibolehkan memakai pakaian yang tidak sesuai.
4. Sekolah yang komplit didesa tetapi minim sekali pendidikannya.
5. Banyak buah-buahan pada musim hujan akan tetapi pada musim hujan juga dapat menimbulkan berbagai macam musibah seperti banjir.
6. Jamaah masjid yang semakin meningkat tidak menurunkan kemaksiatan yang ada di desa malahan semakin meningkat.
7. Adanya perhatian dari pemilik kos menyebabkan anak-anak kos tidak bebas seperti yang ada dikos-kosan yang lain.
8. Walaupun masyarakat desa masi awam tentang pengetahuan tetapi sumber daya alam didesa masi asli.
KEMUNGKINAN NEGATIF
1. Pemuda yang rebut dan mabuk-mabukkan dapat menggannggu sholat berjamaah dimesjid.
2. Adanya pergaulan bebas dikalangan pemuda mengakibatkan jarangnya sholat 5 waktu.
3. Halaman kampus yang kotor diikuti pula dengan kebersihan WC yang kurang baik.
4. Pergaulan bebas dikalangan pemuda menyebabkan cara berpakaian yang tidak sesuai.
5. Akibat dari kegiatan mahasiswa yang sering melakukan demo berpengaruh bagi kebersihan kampus yang tidak disadari oleh semua yang berada di kampus IAIN gorontalo.
6. Waktu istirahat yang berlebihan menyebabkan sholat sering ditinggalkan.
7. Tempat yang masi jauh antar keluarga satu dengan keluarga yang lainnya sehingga kurangnya silaturahim antar sanak family.
8. Masyarakat takut pada saat musim hujan karena pada musim hujan sering sekali terjadi banjir.
9. Kampus agamis yang masi banyak kekurangan dan kemaksiatan yang terjadi di dalam kampus.
10. Angka pengangguran yang tinggi di kampong disebabkan oleh masyarakatnya yang masi awam tentang pengetahuan.

Tugas Kelompok



TUGAS KELOMPOK
SEJARAH KEBUDAYAAN DAN PERADABAN ISLAM
Nama :
v Aswad Yusuf
v Anwar Adam
KEKUATAN
Ø Sholat 5 waktu
Ø Sarapan Pagi
Ø Makan siang
Ø Makan malam
KELEMAHAN
Ø Cerai
Ø Hama
Ø Penyakit
Ø Pacaran
Ø Sholat 3 waktu

PELUANG
Ø Buah
Ø Kawin
Ø Panen
Ø Dikili
Ø Tanam
Ø Lebaran


TANTANGAN
Ø Panas
Ø Hujan
Ø Banjir
Ø Ombak
Ø Angin
Ø Kuliah



MUSIM-MUSIM YANG ADA DI GORONTALO

MUSIM-MUSIM YANG ADA DI GORONTALO

NO.
MUSIM
J
F
M
A
M
J
J
A
S
O
N
D
1.
Kemarau
ü   
ü   
ü   
ü   
ü   
ü   
ü   
2.
Hujan
ü   
ü   
ü   
ü   
3.
Nikah
ü   
4.
Durian
ü   
ü   
ü   
5.
Langsat
ü   
ü   
ü   
6.
Mangga
ü   
7.
Panen Padi
ü   
8.
Liburan
ü   
ü   
ü   
ü   
9.
Haji
ü   
10.
Dikili/Walima
ü   
ü   
PENJELASAN :
            Berikut adalah musim-musim yang terdapat di gorontalo dari bulan januari sampai desember.
Ü  Yang pertama adalah musim kemarau di gorontalo terdapat pada bulan april, mei, juni, juli, agustus, September, oktober, November dan desember.
Ü  Yang ke-dua adalah musim hujan di gorontalo terdapat pada bulan januari, oktober, November dan desember.
Ü  Yang ke-tiga adalah musim nikah di gorontalo terdapat pada bulan  juni.
Ü  Yang ke-empat adalah musim durian di gorontalo terdapat pada bulan maret, april dan mei.
Ü  Yang ke-lima adalah musim langsat di gorontalo terdapat pada bulan maret, april dan mei.
Ü  Yang ke-enam adalah musim mangga di gorontalo terdapat pada bulan November.
Ü  Yang ke-tujuh adalah musim panen padi di gorontalo terdapat pada bulan September.
Ü  Yang ke-delapan adalah musim liburan di gorontalo terdapat pada bulan januari, juni, juli dan desember.
Ü  Yang ke-sembilan adalah musim haji di gorontalo terdapat pada bulan oktober.
Ü  Yang ke-sepuluh adalah musim dikili/walima di gorontalo terdapat pada bulan agustus dan November.
            Musim-musim yang ada di gorontalo sangat berdampak bagi peradaban karena dari hari ke hari dalam waktu berjalan setiap musim berganti seiring dengan peradaban tanpa ada peradaban musim-musim yang ada tidak dapat berlangsung dengan baikk.
                                                        
v  Musim, lingkungan, dan kebiasaan sehari-hari sangat berpengaruh pada karakter peserta didik karena yang menjadi factor utama dari pembentukan karakter peserta didik itu berasala dari lingkungan yang menjadi tempat dimana peserta didik berada dan itu sangat berpengaruh dalam pembentukan peserta didik, musim yang ada juga sangat berperan aktif kemudian kebiasaan sehari-hari akan mencerminkan karakter peserta didik kedepannya nanti, ke 3 faktor ini tidak akan terlepas dari pembentukan karakter peserta didik.
Pengaruh-Pengaruh Karakteristik Peserta Didik
1.      pengaruh lingkungan dalam kekerabatan bagi peserta didik adalah sangat berpengaruh dalam lingkungan keluarga karena lingkungan keluarga merupakan awal dimana peserta didik berada dan membentuk karakternya, lingkungan keluarga termasuk lingkungan social yang sangat berpengaruh atapun membantu terbentuknya karakter peserta didik tersebut. Sebagian besar waktu peserta didik dihabiskan di dalam lingkungan keluarga.
2.      Pengaruh lingkungan transek dari kos ke kampus bagi peserta didik juga perpengaruh karena dalam kegiatan proses belajar mengajar selalu berada dalam lingkungan tersebut sehingga mempengaruhi karakter pembentukannya. Dalam setiap harinya selalu melewati temuan-temuan yang ada dan juga problematika yang ada disekitar tempat tersebut kemudian menjadi suatu perubahan dimana peserta didik memantau atau akan menilai sebagai pembentukan karakter peseta didik yang mana akan ditanamkan menjadi suatu karakter yang terdapat di dalam diri setiap peserta didik.
3.      Pengaruh lingkungan yang ada di transek desa bagi karakter peserta didik adalah pengaruh lingkungan yang ada di desa- masing-masing peserta didik, tempat dimana sehari-hari karakter peserta didik trbentuk mulai dari awal yang berupa suatu tempat dimana peserta didik belajar, bermain, serta  bergaul sehingga mendapatkan suatu problematika dan dapat membawa perubahan yang tentunya sangat berperan dalam karakter peserta didik.
4.      Pengaruh lingkungan kampus (peta kampus ) dalam karakter peserta didik adalah sangat berpengaruh karena lingkungan ini menjadi tempat dimana pendewasaan karakter peserta didik, dimana yang tadinya masih belum stabil ataupun tidak menentu karakter masing-masing peserta didik, di lingkungan inilah menjadi awal proses pembentukan yang menjadi karakter yang akan ditanamkan dalam setiap karakter peserta didik sehingga karakter peserta didik bias menjadi lebih dewasa dari sebelumnya.
5.      Pengaruh kebiasaan dalam karakter peserta didik juga berpengaruh karena kebiasaan sehari-hari akan menjadi factor pertama dan paling utama bagi pembentukan karakter peserta didik.
6.      Pengaruh musim dalam karakter peserta didik juga tidak akan terlepas dari pembentukan karakter peserta didik karena musim yang ada akan berpengaruh pada lingkungan dimana peserta didik berada dan akan membawa dampak yang besar bagi karakter peserta didik yang berada dilingan dengan musim yang bemacam-macam.