MUSIM-MUSIM
YANG ADA DI GORONTALO
NO.
|
MUSIM
|
J
|
F
|
M
|
A
|
M
|
J
|
J
|
A
|
S
|
O
|
N
|
D
|
1.
|
Kemarau
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
| |||||
2.
|
Hujan
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
| ||||||||
3.
|
Nikah
|
ü
| |||||||||||
4.
|
Durian
|
ü
|
ü
|
ü
| |||||||||
5.
|
Langsat
|
ü
|
ü
|
ü
| |||||||||
6.
|
Mangga
|
ü
| |||||||||||
7.
|
Panen Padi
|
ü
| |||||||||||
8.
|
Liburan
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
| ||||||||
9.
|
Haji
|
ü
| |||||||||||
10.
|
Dikili/Walima
|
ü
|
ü
|
PENJELASAN :
Berikut
adalah musim-musim yang terdapat di gorontalo dari bulan januari sampai
desember.
Ü Yang pertama
adalah musim kemarau di gorontalo terdapat pada bulan april, mei, juni, juli, agustus,
September, oktober, November dan desember.
Ü Yang ke-dua
adalah musim hujan di gorontalo terdapat pada bulan januari, oktober, November
dan desember.
Ü Yang ke-tiga
adalah musim nikah di gorontalo terdapat pada bulan juni.
Ü Yang ke-empat adalah
musim durian di gorontalo terdapat pada bulan maret, april dan mei.
Ü Yang ke-lima
adalah musim langsat di gorontalo terdapat pada bulan maret, april dan mei.
Ü Yang ke-enam
adalah musim mangga di gorontalo terdapat pada bulan November.
Ü Yang ke-tujuh
adalah musim panen padi di gorontalo terdapat pada bulan September.
Ü Yang ke-delapan
adalah musim liburan di gorontalo terdapat pada bulan januari, juni, juli dan
desember.
Ü Yang ke-sembilan
adalah musim haji di gorontalo terdapat pada bulan oktober.
Ü Yang ke-sepuluh adalah
musim dikili/walima di gorontalo terdapat pada bulan agustus dan November.
Musim-musim yang ada di gorontalo
sangat berdampak bagi peradaban karena dari hari ke hari dalam waktu berjalan
setiap musim berganti seiring dengan peradaban tanpa ada peradaban musim-musim
yang ada tidak dapat berlangsung dengan baikk.
v Musim,
lingkungan, dan kebiasaan sehari-hari sangat berpengaruh pada karakter peserta
didik karena yang menjadi factor utama dari pembentukan karakter peserta didik
itu berasala dari lingkungan yang menjadi tempat dimana peserta didik berada
dan itu sangat berpengaruh dalam pembentukan peserta didik, musim yang ada juga
sangat berperan aktif kemudian kebiasaan sehari-hari akan mencerminkan karakter
peserta didik kedepannya nanti, ke 3 faktor ini tidak akan terlepas dari
pembentukan karakter peserta didik.
Pengaruh-Pengaruh
Karakteristik Peserta Didik
1. pengaruh
lingkungan dalam kekerabatan bagi peserta didik adalah sangat berpengaruh dalam
lingkungan keluarga karena lingkungan keluarga merupakan awal dimana peserta
didik berada dan membentuk karakternya, lingkungan keluarga termasuk lingkungan
social yang sangat berpengaruh atapun membantu terbentuknya karakter peserta
didik tersebut. Sebagian besar waktu peserta didik dihabiskan di dalam
lingkungan keluarga.
2. Pengaruh
lingkungan transek dari kos ke kampus bagi peserta didik juga perpengaruh
karena dalam kegiatan proses belajar mengajar selalu berada dalam lingkungan
tersebut sehingga mempengaruhi karakter pembentukannya. Dalam setiap harinya
selalu melewati temuan-temuan yang ada dan juga problematika yang ada disekitar
tempat tersebut kemudian menjadi suatu perubahan dimana peserta didik memantau
atau akan menilai sebagai pembentukan karakter peseta didik yang mana akan
ditanamkan menjadi suatu karakter yang terdapat di dalam diri setiap peserta
didik.
3. Pengaruh
lingkungan yang ada di transek desa bagi karakter peserta didik adalah pengaruh
lingkungan yang ada di desa- masing-masing peserta didik, tempat dimana
sehari-hari karakter peserta didik trbentuk mulai dari awal yang berupa suatu
tempat dimana peserta didik belajar, bermain, serta bergaul sehingga mendapatkan suatu
problematika dan dapat membawa perubahan yang tentunya sangat berperan dalam
karakter peserta didik.
4. Pengaruh
lingkungan kampus (peta kampus ) dalam karakter peserta didik adalah sangat
berpengaruh karena lingkungan ini menjadi tempat dimana pendewasaan karakter
peserta didik, dimana yang tadinya masih belum stabil ataupun tidak menentu
karakter masing-masing peserta didik, di lingkungan inilah menjadi awal proses
pembentukan yang menjadi karakter yang akan ditanamkan dalam setiap karakter
peserta didik sehingga karakter peserta didik bias menjadi lebih dewasa dari
sebelumnya.
5. Pengaruh
kebiasaan dalam karakter peserta didik juga berpengaruh karena kebiasaan
sehari-hari akan menjadi factor pertama dan paling utama bagi pembentukan
karakter peserta didik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar